Arti Kata "parih" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "parih" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

parih

pa·rih v, me·ma·rih v 1 menjatuhkan dadu (ketika bermain atau mengundi); membuang (dadu); 2 membagi-bagikan (kartu permainan dl judi dsb); 3 mengundi; 4 meramal dng kartu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "parih"

📝 Contoh Penggunaan kata "parih" dalam Kalimat

1.Sebelum memulai permainan, pemain harus membagi dadu secara merata.
2.Saya memilih kartu yang berisi ramalan tentang masa depan saya.
3.Pemain harus menjatuhkan dadu ke meja sebelum memulai permainan.
4.Saya tidak bisa memprediksi hasilnya, jadi saya memilih untuk mengundi.
5.Dalam permainan kartu, para pemain harus membagi kartu secara adil.

📚 Artikel terkait kata "parih"

Mengenal Kata 'parih' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Parih" - Mengundi dan Mengembara

Kata "parih" memiliki makna yang kaya dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Menurut KBBI, parih dapat diartikan sebagai mengundi atau membuang dadu ketika bermain atau mengundi. Namun, kata ini juga memiliki makna lain yang lebih luas, seperti membagi-bagikan kartu permainan dalam judi atau meramal dengan menggunakan kartu. Pada masa lalu, kata parih sering digunakan dalam konteks permainan tradisional Indonesia, seperti permainan dadu atau kartu. Orang-orang sering mengundi atau membuang dadu untuk menentukan hasil permainan. Namun, dengan kemajuan zaman, kata parih mulai terlupakan dan jarang digunakan dalam percakapan sehari-hari. Namun, parih masih relevan dalam beberapa konteks. Misalnya, ketika sedang bermain kartu poker dengan teman-teman, Anda dapat membagi-bagikan kartu dengan mengatakan "saya parih kartu-kartu ini kepada Anda". Dalam konteks yang lebih spiritual, parih juga dapat digunakan untuk meramal atau memprediksi masa depan dengan menggunakan kartu-kartu tertentu. Dalam kehidupan sehari-hari, kata parih masih dapat digunakan dalam percakapan yang santai. Misalnya, ketika sedang berbicara dengan teman, Anda dapat mengatakan "saya parih sisa makanan ini kepada Anda, karena saya tidak bisa makan semuanya". Dalam beberapa budaya Indonesia, parih juga digunakan sebagai simbol keberuntungan atau keberuntungan dalam permainan. Dalam beberapa budaya, parih juga digunakan sebagai simbol keberuntungan atau keberuntungan dalam permainan. Dengan demikian, kata parih memiliki makna yang lebih luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia.