Arti Kata "benur" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "benur" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

benur

be·nur n 1 benih udang yg hampir tidak kasatmata; 2 anak udang windu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "benur"

📝 Contoh Penggunaan kata "benur" dalam Kalimat

1.Di laut, kita menemukan benur yang belum berumur beberapa hari.
2.Pada musim panas, anak-anak sering bermain di pantai untuk menangkap benur.
3.Pada saat itu, benur-benur masih terlihat seperti helaian daun tipis.
4.Dalam proses budidaya, benur harus dipelihara dengan hati-hati agar tidak terbawa arus.
5.Pada suatu hari, mereka menemukan seekor benur yang terjebak di sela-sela batu karang.

📚 Artikel terkait kata "benur"

Mengenal Kata 'benur' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "benur" - Pengertian dan Contoh

Kata "benur" merupakan istilah yang sering digunakan dalam konteks nelayan dan budaya masyarakat pesisir. Dalam arti resmi, benur adalah benih udang yang hampir tidak kasatmata atau anak udang windu. Kata ini memiliki sejarah yang kaya dan telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat pesisir Indonesia. Dalam kehidupan sehari-hari, benur sering digunakan sebagai sumber makanan utama bagi banyak keluarga. Anak-anak udang windu ini dapat dijumpai di berbagai daerah pesisir, terutama di perairan yang memiliki kualitas air yang baik. Banyak nelayan yang berusaha untuk memburu benur dengan menggunakan peralatan khusus, seperti jaring atau kernet. Dengan demikian, mereka dapat memenuhi kebutuhan makanan sehari-hari. Contoh penggunaan kata benur dalam kalimat yang alami adalah: "Nelayan itu berhasil menangkap banyak benur di perairan dekat pantainya." Atau "Kami akan memasak benur yang telah dipanen dari laut hari ini." Dengan demikian, kita dapat melihat betapa pentingnya kata benur dalam kehidupan sehari-hari masyarakat pesisir. Selain itu, kata benur juga dapat dijumpai dalam berbagai konteks budaya, seperti dalam lagu atau cerita rakyat yang berkaitan dengan kehidupan nelayan.