Arti Kata "luap" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "luap" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

luap

lu·ap, me·lu·ap v 1 menjadi banyak dan melimpah krn mendidih; meruap: santan yg direbus itu telah ~; 2 (terlampau penuh) lalu melimpah; melembak: krn hujan terus-menerus, air sungai pun ~; 3 ki menghebat; menjadi-jadi: semangatnya ~; amarahnya ~;
me·lu·ap·kan v menyebabkan meluap: ~ semangat;
lu·ap·an n cairan yg melembak (krn terlampau penuh dsb): pd musim hujan sawah itu harus menampung ~ air dr sungai yg banjir

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "luap"

📝 Contoh Penggunaan kata "luap" dalam Kalimat

1.Santannya telah melembak dan keluar dari panci.
2.Hujan terus-menerus menyebabkan air sungai melimpah dan menenggelamkan jembatan.
3.Semangatnya menghebat dan membuatnya melupakan kelelahan.
4.Pada musim hujan, sawah harus menampung air dari sungai yang meluap untuk menunjang penanaman.
5.Karena air bak mandi terlalu penuh, airnya melimpah ke lantai.

📚 Artikel terkait kata "luap"

Mengenal Kata 'luap' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Luap" - Makna yang Melimpah

Kata "luap" sering digunakan dalam berbagai konteks dalam bahasa Indonesia. Makna umum dari kata ini adalah 'menjadi banyak dan melimpah, terlampau penuh, dan menghebat'. Kata ini memiliki sejarah yang panjang di Indonesia, terutama dalam konteks alam dan kondisi cuaca. Pada musim hujan, air sungai sering meluap karena curah hujan yang terus-menerus. Fenomena ini sering menyebabkan banjir dan kerusakan lahan. Dalam penggunaan sehari-hari, kata "luap" sering ditunjukkan dalam kalimat seperti: "Santannya telah meluap karena direbus terlalu lama." atau "Amarahnya semakin meluap karena kekecewaan yang tidak terpuaskan." Kata ini juga bisa digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki semangat yang sangat tinggi, seperti "Semangatnya meluap setelah mendengar kabar baik." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "luap" sangat relevan dengan kondisi cuaca yang ekstrem. Pada musim hujan, sawah harus menampung air luap dari sungai yang banjir. Hal ini menyebabkan sawah menjadi lebih lembab dan berpotensi terkena penyakit tanaman. Selain itu, kata "luap" juga digunakan dalam konteks sosial untuk menggambarkan kondisi yang tidak terkontrol, seperti kesadaran luap yang menyebabkan kekacauan di masyarakat. Dalam budaya Indonesia modern, kata "luap" sering digunakan dalam konteks yang lebih luas. Misalnya, kesadaran luap yang digunakan dalam konteks lingkungan hidup, seperti kesadaran akan bahaya luap akibat perubahan iklim. Dengan demikian, kata "luap" menjadi salah satu kata yang sangat penting dalam bahasa Indonesia, yang memiliki makna yang melimpah dalam berbagai konteks.