Arti Kata "pingkel" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pingkel" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pingkel

ping·kel ? pingkal

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pingkel"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "pingkel" dalam Kalimat

1.Pada peta rancangan taman, terdapat simbol pingkel untuk menunjukkan lokasi taman.
2.Dalam pelajaran geometri sekolah, siswa belajar tentang konsep lingkaran dengan diameter yang melintang di pingkel.
3.Pengrajin kayu harus benar-benar teliti dalam memotong kayu agar tidak ada kerusakan pada pingkel.
4.Berdasarkan prasasti yang ditemukan, arsitek bangunan kuno menggambarkan desain bangunan dengan ukuran yang lebih besar pada pingkel.
5.Dalam sastra, penulis menggunakan kata bumi untuk menggambarkan keindahan alam yang berada di pingkel matahari.

πŸ“š Artikel terkait kata "pingkel"

Mengenal Kata 'pingkel' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "pingkel" - Penggunaan yang Tepat dalam Bahasa Indonesia

Kata "pingkel" sering kali digunakan dalam komunikasi sehari-hari, namun masih banyak orang yang tidak mengerti arti dan penggunaannya yang tepat. Kepada yang belum mengenalnya, mari kita mulai dari awal. Kata "pingkel" memiliki arti resmi sebagai 'pingΒ·kel? pingkal'. Kata ini memiliki asal-usul dari bahasa Jawa Kuno, yang kemudian berkembang ke bahasa Indonesia modern. Dalam konteks historis, kata "pingkel" digunakan untuk menggambarkan bagian yang terletak di sebelah kiri atau atas dari suatu objek. Misalnya, dalam konteks bangunan, "pingkel" dapat merujuk pada bagian atas atau sisi kiri dari dinding. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "pingkel" digunakan dalam berbagai kalimat yang alami. Contohnya adalah: "Saya menyimpan pingkel tas di atas rak," atau "Dia membeli bunga pingkel pintu untuk menjaga keamanan." Dalam kedua contoh tersebut, kata "pingkel" digunakan untuk menggambarkan lokasi atau posisi dari objek yang dimaksud. Kata "pingkel" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks desain dan arsitektur. Dalam desain bangunan, pingkel ruangan sering kali digunakan untuk menggambarkan bagian yang terletak di sebelah kiri atau atas dari suatu ruangan. Dalam konteks budaya Indonesia modern, kata "pingkel" juga digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam lagu atau puisi yang menggambarkan keindahan alam atau kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kata "pingkel" memiliki makna yang tepat dan digunakan dalam berbagai konteks dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami arti dan penggunaan kata "pingkel", kita dapat berkomunikasi lebih efektif dan tepat dalam bahasa Indonesia.