Arti Kata "berdentang-dentang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "berdentang-dentang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

berdentang-dentang

ber.den.tang-den.tang Verba (kata kerja) berdentang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "berdentang-dentang"

📝 Contoh Penggunaan kata "berdentang-dentang" dalam Kalimat

1.Banyak mobil berdentang-dentang di jalan raya saat musim hujan.
2.Guru meminta siswa untuk berdentang-dentang piano dengan benar.
3.Suara gelombang laut berdentang-dentang di pantai.
4.Di malam hari, kincir angin berdentang-dentang dengan keras.
5.Banyak orang yang merasa takut mendengar suara pintu berdentang-dentang di tengah malam.

📚 Artikel terkait kata "berdentang-dentang"

Mengenal Kata 'berdentang-dentang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "berdentang-dentang" - Menemukan Makna di Balik Kata Ini

Kata "berdentang-dentang" mungkin terdengar asing bagi sebagian orang, tetapi sebenarnya kata ini memiliki makna yang sangat kaya dan relevan dengan kehidupan sehari-hari kita. Kata ini pertama kali digunakan dalam bahasa Indonesia pada abad ke-19 dan telah menjadi bagian dari kosakata kita. Sejarah dan Konteks Dalam konteks sejarah, kata "berdentang-dentang" digunakan untuk menggambarkan suara berderak-derak atau berdentum-dentum, yang biasanya dihubungkan dengan suara alat-alat logam atau benda-benda keras yang saling bertabrakan. Contohnya, suara dentang-dentang gong pada hari raya Idul Fitri atau suara dentang-dentang tukang besi ketika bekerja. Kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan suara berdentum-dentum langit ketika hujan. Penggunaan dalam Kalimat Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "berdentang-dentang" dalam kalimat yang alami: - "Suara dentang-dentang gong memanggil orang-orang untuk beribadah di masjid pada hari raya Idul Fitri." - "Tukang besi bekerja dengan tekun, memproduksi dentang-dentang suara alat-alat besinya." - "Suara dentang-dentang langit ketika hujan membuat kami merasa damai dan tenang." Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari Kata "berdentang-dentang" tidak hanya memiliki makna historis dan sosial, tetapi juga relevan dengan kehidupan sehari-hari kita. Contohnya, suara dentang-dentang gong pada hari raya Idul Fitri dapat menjadi simbol kebersamaan dan kebahagiaan, sementara suara dentang-dentang hujan dapat menjadi tanda bahwa musim hujan telah tiba. Oleh karena itu, kata "berdentang-dentang" tidak hanya memiliki makna yang kaya, tetapi juga dapat menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi kita dalam menjalani kehidupan sehari-hari.