Arti Kata "bular" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bular" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bular

bu·lar n warna keputih-putihan pd bagian mata yg hitam;
-- mata penat mata (krn terlalu lama memandang, membaca, dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bular"

📝 Contoh Penggunaan kata "bular" dalam Kalimat

1.Setelah saya membaca buku yang panjang, mata saya terasa sangat bular.
2.Saya harus berhenti kerja sejenak karena mata saya bular setelah fokus memandang layar komputer.
3.Penelitian menunjukkan bahwa mata manusia dapat menjadi bular jika terlalu lama memandang layar komputer.
4.Ibu mengatakan bahwa saya harus beristirahat karena mata saya bular setelah bermain game selama berjam-jam.
5.Dalam novel tersebut, karakter utama mengalami gejala mata bular karena terlalu lama membaca buku tebal.

📚 Artikel terkait kata "bular"

Mengenal Kata 'bular' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Bular" - Warna Mata Penat yang Mengganggu

Kata "bular" sering kali digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan mata yang terlalu lama memandang atau membaca, sehingga mengalami perubahan warna keputih-putihan pada bagian mata yang hitam. Konteks historis dan sosial kata ini terkait dengan kebiasaan seseorang dalam melakukan kegiatan yang memerlukan penatuan mata, seperti membaca buku atau menonton TV selama berjam-jam. Bular sering dianggap sebagai tanda bahwa mata sudah penat dan membutuhkan istirahat. Dalam beberapa kasus, perubahan warna mata ini juga dapat disebabkan oleh faktor medis, seperti ketegangan mata atau gangguan pada sistem visual. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna kata "bular" dan menggunakannya secara tepat dalam berbagai konteks. Mata penat bukan hanya merupakan gangguan fisiologis, tetapi juga dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mengalami bular setelah melakukan kegiatan yang memerlukan penatuan mata. Misalnya, seseorang yang terlalu lama menonton TV atau membaca buku mungkin akan mengalami perubahan warna mata menjadi keputih-putihan. Contoh lain adalah ketika seseorang bekerja di depan komputer selama berjam-jam, mereka mungkin akan mengalami mata penat yang mengganggu. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengambil istirahat dan melakukan kegiatan yang dapat membantu mengurangi stres pada mata, seperti melakukan latihan mata atau mengubah posisi pandangan.