Arti Kata "bersua beliung dengan sangkal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bersua beliung dengan sangkal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bersua beliung dengan sangkal

Peribahasa sesuai benar (karena sepaham dan setujuan)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bersua beliung dengan sangkal"

📝 Contoh Penggunaan kata "bersua beliung dengan sangkal" dalam Kalimat

1.Mereka bersua beliung dengan sangkal dalam pertemuan bisnis hari itu, karena mereka sepakat untuk meningkatkan kinerja perusahaan.
2.Dalam diskusi ilmiah, para peneliti bersua beliung dengan sangkal karena mereka memiliki opini yang sama tentang teori tersebut.
3.Di rumah, ayah dan ibu bersua beliung dengan sangkal tentang keputusan anak mereka untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
4.Dalam konteks politik, partai bersua beliung dengan sangkal karena mereka memiliki visi dan misi yang sama untuk membangun negara yang lebih adil.
5.Dalam buku "Peribahasa Indonesia", kata "bersua beliung dengan sangkal" digunakan untuk menjelaskan arti peribahasa tersebut dalam konteks bahasa dan sastra.

📚 Artikel terkait kata "bersua beliung dengan sangkal"

Mengenal Kata 'bersua beliung dengan sangkal' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bersua beliung dengan sangkal" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "bersua beliung dengan sangkal" merupakan peribahasa yang berasal dari bahasa Jawa, yang memiliki makna sangat kaya dan mendalam. Dalam konteks historis dan sosial, peribahasa ini digunakan untuk menggambarkan situasi di mana dua orang atau kelompok yang memiliki opini dan pendapat yang sama, sehingga mereka dapat bekerja sama dengan harmonis dan efektif. Dengan kata lain, mereka "bersua" atau bertemu secara harmonis, seperti beliung yang tidak pernah berselisih, dan sangkal yang selalu sependapat.

Contoh Penggunaan Kata "bersua beliung dengan sangkal" dalam Kalimat

Kata "bersua beliung dengan sangkal" dapat digunakan dalam kalimat yang alami dan bermakna. Misalnya, "Ketika tim kerja kami memiliki opini yang sama tentang rencana proyek, kami dapat bersua beliung dengan sangkal dan mencapai hasil yang baik." Dalam kalimat ini, kata "bersua beliung dengan sangkal" digunakan untuk menggambarkan situasi di mana tim kerja memiliki opini yang sama dan dapat bekerja sama dengan harmonis. Contoh lain, "Dalam rapat dengan rekan-rekan saya, kami dapat bersua beliung dengan sangkal dan mencapai kesepakatan yang baik." Dalam kalimat ini, kata "bersua beliung dengan sangkal" digunakan untuk menggambarkan situasi di mana rekan-rekan memiliki opini yang sama dan dapat bekerja sama dengan harmonis.

Relevansi Kata "bersua beliung dengan sangkal" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "bersua beliung dengan sangkal" memiliki relevansi yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari. Dalam era globalisasi dan teknologi yang semakin maju, kita seringkali dihadapkan dengan situasi di mana kita harus bekerja sama dengan orang-orang yang memiliki opini dan pendapat yang berbeda. Namun, dengan mengingat peribahasa "bersua beliung dengan sangkal", kita dapat belajar untuk berkomunikasi dengan efektif dan harmonis, sehingga dapat mencapai hasil yang baik. Dengan kata lain, kita dapat "bersua beliung dengan sangkal" dan mencapai kesepakatan yang baik, seperti yang telah digambarkan dalam peribahasa ini.