Arti Kata "hukum positif" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "hukum positif" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

hukum positif

hukum yang sedang berlaku

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "hukum positif"

📝 Contoh Penggunaan kata "hukum positif" dalam Kalimat

1.Dalam hukum positif, hakim harus mengacu pada peraturan yang telah ditetapkan.
2.Pengadilan harus mematuhi hukum positif yang berlaku di negara ini.
3.Dalam konteks peradilan, hukum positif adalah dasar utama dalam menetapkan putusan.
4.Mahasiswa harus memahami hukum positif sebagai sumber hukum yang paling kuat.
5.Dalam masyarakat modern, hukum positif dapat membantu meningkatkan kestabilan dan keamanan.

📚 Artikel terkait kata "hukum positif"

Mengenal Kata 'hukum positif' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Hukum Positif" - Inspirasi dan Motivasi

Makna Umum dan Konteks Historis

Kata "hukum positif" merujuk pada hukum yang sedang berlaku dan diakui oleh masyarakat. Dalam konteks sejarah, konsep hukum positif berkembang sebagai perlawanan terhadap hukum adat atau hukum yang tidak tertulis. Hukum positif dipahami sebagai hukum yang berlaku secara eksplisit dan dapat diakses oleh setiap warga negara. Dengan demikian, hukum positif menjadi landasan penting dalam menjalankan kehidupan sosial dan politik di Indonesia.

Contoh Penggunaan Kata Hukum Positif

Ketika kita berbicara tentang hukum positif, kita dapat melihat contoh-contoh penggunaannya dalam kalimat sehari-hari. Misalnya, "Di Indonesia, **hukum positif** mengatur tentang hak asasi manusia dan perlindungan lingkungan hidup." Atau, "Pemerintah melakukan revisi **hukum positif** untuk menyempurnakan sistem hukum di negara ini." Dalam contoh-contoh ini, kita dapat melihat bagaimana kata "hukum positif" digunakan untuk menggambarkan hukum yang berlaku dan diakui oleh masyarakat.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "hukum positif" memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, ketika kita melakukan suatu tindakan yang melanggar **hukum positif**, kita dapat dihadapkan pada konsekuensi hukuman. Namun, jika kita mengikuti **hukum positif**, kita dapat menikmati hak-hak dan kebebasan yang ditawarkan oleh negara. Dalam budaya Indonesia modern, kata "hukum positif" menjadi penting untuk memahami tentang pentingnya menjalankan hukum dan aturan yang berlaku.