Arti Kata "bertatahkan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bertatahkan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bertatahkan

ber.ta.tah.kan Verba (kata kerja) bertatah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bertatahkan"

📝 Contoh Penggunaan kata "bertatahkan" dalam Kalimat

1.Mahasiswa itu bertatahkan diri dengan pakaian formal untuk acara kuliah umum.
2.Di taman, anak-anak bertatahkan diri dengan air di kolam renang.
3.Seorang seniman bertatahkan diri dengan warna-warna cerah untuk mengisi lukisan.
4.Pada acara pernikahan, pengantin bertatahkan diri dengan pakaian adat yang mewah.
5.Pada festival budaya, penari tradisional bertatahkan diri dengan hiasan rambut yang rumit dan menarik.

📚 Artikel terkait kata "bertatahkan"

Mengenal Kata 'bertatahkan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bertatahkan" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "bertatahkan" sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menggambarkan tindakan seseorang yang menunjukkan kemegahan atau keindahan. Kata ini memiliki akar kata yang sama dengan "tatah", yang berarti "mata" atau "pintu". Dalam konteks sejarah, kata "bertatahkan" digunakan untuk menggambarkan keindahan alam yang menakjubkan, seperti matahari yang bersinar terang di atas permukaan laut. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "bertatahkan" dapat digunakan untuk menggambarkan berbagai hal, seperti keindahan alam, kehebohan acara, atau bahkan kekayaan material. Misalnya, "Pemandangan di pantai yang bertatahkan dengan pasir putih dan air laut yang biru membuat saya terkesan", atau "Ia bertatahkan dengan perhiasan mewah dan mobil mewah yang membuatnya terlihat sangat kaya". Kata "bertatahkan" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks kebudayaan Indonesia. Dalam budaya kita, keindahan dan kemegahan sering dianggap sebagai hal yang positif dan dihargai. Dengan menggunakan kata "bertatahkan", kita dapat menggambarkan keindahan dan kemegahan yang ada di sekitar kita, serta menginspirasi diri kita sendiri untuk menciptakan keindahan dan kemegahan yang lebih besar. Misalnya, "Kita dapat bertatahkan dengan keindahan alam dan kebudayaan Indonesia, serta menjadi contoh bagi orang lain dengan kebaikan hati dan kepedulian kita".