Arti Kata "bertaut tangan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bertaut tangan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bertaut tangan

ber.ta.ut tangan berpegangan (bergandengan, berjabatan) tangan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bertaut tangan"

📝 Contoh Penggunaan kata "bertaut tangan" dalam Kalimat

1.Mereka bertaut tangan dalam persahabatan yang tak terpisahkan.
2.Pada upacara pernikahan, mereka bertaut tangan sebagai tandu pengantin.
3.Ibu guru bertaut tangan dengan muridnya untuk membantu dalam tugas sekolah.
4.Pada upacara peresmian gedung, pejabat tinggi bertaut tangan dengan kepala daerah.
5.Di tempat wisata, mereka bertaut tangan untuk menghindari terjatuh dari tebing tinggi.

📚 Artikel terkait kata "bertaut tangan"

Mengenal Kata 'bertaut tangan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bertaut tangan" - Pengertian dan Contoh Penggunaan

Kata "bertaut tangan" adalah istilah yang familiar di dalam bahasa Indonesia, terutama dalam konteks sosial dan budaya. Secara resmi, kata ini memiliki arti "ber.ta.ut tangan", yang berarti seseorang berpegangan (bergandengan, berjabatan) tangan dengan orang lain. Makna ini terkait dengan tindakan saling mendukung, saling menemani, atau saling berpartisipasi dalam kegiatan bersama. Secara historis, kata "bertaut tangan" biasanya digunakan dalam konteks pernikahan atau upacara adat lainnya. Dalam pernikahan, kedua pasangan suami-istri akan bertaut tangan sebagai simbol komitmen dan persatuan mereka. Namun, kata ini juga dapat digunakan dalam konteks lain, seperti dalam kegiatan sosial, olahraga, atau bahkan dalam kehidupan sehari-hari. Contoh penggunaan kata "bertaut tangan" dalam kalimat alami adalah: * Istri dan suami bertaut tangan dalam pernikahan mereka untuk menunjukkan komitmen mereka. * Dalam kegiatan olahraga, tim sepak bola bertaut tangan untuk memenangkan pertandingan. * Ibu dan anak bertaut tangan dalam kegiatan membantu ibu di rumah. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "bertaut tangan" memiliki relevansi yang kuat. Dalam budaya Indonesia, pengertian saling mendukung dan saling menemani adalah nilai-nilai yang penting dalam kehidupan sosial. Oleh karena itu, kata "bertaut tangan" dapat digunakan dalam konteks yang luas, mulai dari kegiatan sosial hingga kehidupan keluarga. Dengan demikian, kata ini menjadi bagian penting dalam bahasa Indonesia kita.