Arti Kata "nonekonomi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "nonekonomi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

nonekonomi

non·e·ko·no·mi /nonékonomi/ n yg bukan ekonomi; yg tidak termasuk di bidang ekonomi: Pemerintah juga menyediakan biaya bagi pembangunan bidang --

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "nonekonomi"

📝 Contoh Penggunaan kata "nonekonomi" dalam Kalimat

1.Pemerintah juga menyediakan biaya bagi pembangunan bidang non-ekonomi.
2.Dalam proses pendidikan, mata pelajaran lain diluar ekonomi juga termasuk bidang non-ekonomi.
3.Sebagai seorang peneliti, dia memfokuskan penelitiannya dalam bidang non-ekonomi untuk menemukan solusi baru.
4.Banyak sekali organisasi yang bergerak di bidang non-ekonomi, seperti kegiatan sosial dan lingkungan.
5.Dalam penulisan sastra, beberapa tokoh penting memiliki peran yang tidak terkait dengan bidang non-ekonomi.

📚 Artikel terkait kata "nonekonomi"

Mengenal Kata 'nonekonomi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "nonekonomi" - Fokus di Luar Bidang Ekonomi

Kata "nonekonomi" memiliki makna yang cukup luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang tidak terkait dengan bidang ekonomi atau yang tidak termasuk dalam pengelolaan keuangan. Sejarahnya, kata ini muncul sebagai respons terhadap kebutuhan untuk membedakan antara aspek ekonomi dan non-ekonomi dalam pengambilan keputusan. Penggunaan kata "nonekonomi" dapat dilihat dalam berbagai konteks. Misalnya, "Pemerintah juga menyediakan biaya bagi pembangunan bidang non-ekonomi seperti pendidikan dan kesehatan." Dalam kalimat ini, kata "non-ekonomi" digunakan untuk menekankan bahwa biaya tersebut tidak terkait dengan pengelolaan keuangan atau aspek ekonomi lainnya. Contoh lain adalah, "Proyek tersebut tidak termasuk dalam bidang non-ekonomi karena memiliki dampak langsung terhadap perekonomian negara." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "nonekonomi" memiliki relevansi yang cukup penting. Misalnya, dalam konteks pembangunan, pemerintah seringkali menyediakan biaya untuk proyek non-ekonomi seperti pendidikan dan kesehatan. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah memahami pentingnya memprioritaskan aspek non-ekonomi dalam pengambilan keputusan. Selain itu, kata "nonekonomi" juga digunakan dalam bidang akademik, seperti ekonomi, sosial, dan politik, untuk membedakan antara aspek ekonomi dan non-ekonomi dalam analisis dan penelitian. Dalam kesimpulan, kata "nonekonomi" memiliki makna yang cukup kompleks dan luas dalam bahasa Indonesia. Penggunaan kata ini dapat dilihat dalam berbagai konteks, mulai dari pembangunan hingga akademik. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna dan penggunaan kata "nonekonomi" dalam berbagai konteks untuk menghindari kesalahpahaman dan memperoleh informasi yang akurat.