Arti Kata "berujul" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "berujul" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

berujul

be·ru·jul Jw n bajak (luku) kecil

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "berujul"

📝 Contoh Penggunaan kata "berujul" dalam Kalimat

1.Pengusaha memulai bisnis tekstil dengan bantuan modal dari keluarga, berujul kepercayaan yang telah lama dibangun.
2.Pada hari yang cerah, anak kecil menikam kayu untuk membuat bajak kecil yang akan digunakan untuk membantu orang tuanya.
3.Pada abad ke-19, para ahli ilmu pengetahuan mulai mengembangkan teori tentang alam semesta, berujul pada penemuan astronomi yang telah mereka lakukan sebelumnya.
4.Keluarga yang miskin memiliki usaha kecil berujul pada keahlian memasak ibu yang membuat mereka dikenal sebagai restoran terbaik di daerah sekitar.
5.Pada masa lalu, masyarakat yang hidup di daerah pedesaan membuat bajak kecil untuk membantu mereka dalam mencari makanan, berujul pada kebutuhan yang tidak terpenuhi di masa sekarang.

📚 Artikel terkait kata "berujul"

Mengenal Kata 'berujul' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "berujul" - Pengertian dan Contoh Penggunaannya

Kata "berujul" seringkali tidak dikenal oleh banyak orang, terutama generasi muda modern. Namun, dalam konteks sejarah dan budaya, kata ini memiliki makna yang kaya. BerujuI sebenarnya berasal dari bahasa Jawa dan memiliki arti "bajak (luku) kecil". Dalam konteks ini, kata "berujul" mengacu pada peralatan pertanian yang digunakan untuk membajak tanah. Dalam sejarah, peralatan pertanian seperti berujul sangat penting bagi masyarakat agraris. Mereka menggunakan berujul untuk membajak tanah dan mempersiapkan tanah untuk menanam padi. Dengan demikian, berujul menjadi salah satu peralatan yang tak terpisahkan dari kehidupan petani. Namun, kata "berujul" tidak hanya terkait dengan sejarah dan budaya, tetapi juga memiliki makna yang lebih luas. Dalam konteks harian, kita sering menggunakan kata "berujul" untuk mengacu pada sesuatu yang berhubungan dengan kegiatan membajak atau membersihkan. Misalnya, "Saya perlu berujul tanah sebelum menanam padi". Dalam kalimat ini, kata "berujul" digunakan untuk mengacu pada kegiatan membajak tanah. Kata "berujul" juga memiliki relevansi dengan kehidupan sehari-hari. Dalam beberapa daerah di Indonesia, kata "berujul" masih digunakan sebagai istilah dalam pertanian. Selain itu, kata "berujul" juga memiliki makna yang simbolis, yaitu kebersihan dan ketertiban. Dalam konteks ini, kata "berujul" digunakan untuk mengacu pada kegiatan membersihkan dan memperbaiki sesuatu. Dalam kesimpulan, kata "berujul" adalah kata yang kaya makna dan memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami makna dan penggunaan kata "berujul", kita dapat memiliki wawasan yang lebih luas tentang sejarah dan budaya Indonesia.