Arti Kata "biadab" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "biadab" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

biadab

bi·a·dab a 1 belum beradab; belum maju kebudayaannya: bangsa-bangsa -- masih banyak yg suka makan orang; 2 tidak tahu adat (sopan santun); kurang ajar: anak itu -- benar, tidak segan mengucapkan kata-kata kotor di hadapan umum; 3 cak tidak beradab; kejam: pemerkosa anak di bawah umur adalah perbuatan yg --;
mem·bi·a·dabi v melakukan tindakan biadab (kejam) thd;
ke·bi·a·dab·an n sifat (keadaan) biadab

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "biadab"

📝 Contoh Penggunaan kata "biadab" dalam Kalimat

1.Di banyak negara, masih banyak orang yang melakukan perbuatan biadab terhadap anak-anak miskin.
2.Orang yang tidak menghargai hak-hak orang lain seringkali dianggap sebagai orang yang biadab.
3.Anak tersebut diberi sanksi karena melakukan tindakan biadab di sekolah.
4.Pemerkosaan adalah perbuatan biadab yang harus dihukum dengan tegas oleh hukum.
5.Penghancuran lingkungan hidup adalah contoh tindakan biadab yang dapat menyebabkan kerusakan ekosistem.

📚 Artikel terkait kata "biadab"

Mengenal Kata 'biadab' - Inspirasi dan Motivasi

Definisi dan Makna Biadab

Banyak orang yang masih belum memahami apa itu kata **biadab**. Kata ini memiliki makna yang luas dan kompleks dalam konteks bahasa Indonesia. Secara resmi, **biadab** dapat diartikan sebagai belum beradab, belum maju kebudayaannya, atau tidak tahu adat (sopan santun). Dalam konteks sejarah, kata ini digunakan untuk menggambarkan bangsa-bangsa yang masih banyak melakukan kekerasan dan tidak memiliki norma adat yang jelas.

Contoh Penggunaan Biadab

Kata **biadab** sering digunakan dalam berbagai konteks untuk menggambarkan perilaku atau tindakan yang tidak etis. Contohnya, "Pemerkosaan anak di bawah umur adalah perbuatan yang sangat **biadab** dan tidak dapat diterima oleh masyarakat." Atau, "Anak yang tidak segan mengucapkan kata-kata kotor di hadapan umum adalah contoh sifat **biadab**."

Relevansi Biadab dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata **biadab** masih sangat relevan. Dalam budaya Indonesia modern, kita masih sering melihat perilaku **biadab** dalam berbagai aspek kehidupan, seperti kesalehan, kejujuran, dan kebebasan berpendapat. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna **biadab** dan menggunakan kata ini dengan bijak dalam berkomunikasi.