Arti Kata "bilang-bilang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bilang-bilang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bilang-bilang

bi·lang-bi·lang n tumbuhan menjalar yg berdaun kecil-kecil, biasanya berwarna merah (kerokot); gelang; Portulaca oleracea; rendah -- disuruki, tinggi kayu ara dilangkahi, pb berbuat sesuatu atau menghadapi seseorang hendaklah menurut patutnya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bilang-bilang"

📝 Contoh Penggunaan kata "bilang-bilang" dalam Kalimat

1.Dalam percakapan formal, dia bilang-bilang tentang pentingnya menjaga lingkungan.
2.Pak guru bilang-bilang pentingnya mengikuti aturan yang ada di sekolah.
3.Dalam novel, sang protagonis bilang-bilang tentang perasaannya yang menyakitkan.
4.Dia bilang-bilang tidak bisa membayar tagihan bulanan karena kondisi keuangan yang buruk.
5.Dalam cerita rakyat, seorang pahlawan bilang-bilang tentang keberanian yang ada di dalam dirinya.

📚 Artikel terkait kata "bilang-bilang"

Mengenal Kata 'bilang-bilang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bilang-bilang" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "bilang-bilang" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini merujuk pada tumbuhan menjalar yang berdaun kecil-kecil, biasanya berwarna merah (kerokot), atau gelang yang melambangkan kesederhanaan dan keindahan. Namun, kata ini juga memiliki makna yang lebih dalam, yaitu sebagai ajakan atau tuntutan untuk melakukan sesuatu dengan benar dan patut. Dalam konteks historis, kata "bilang-bilang" digunakan sebagai sinyal untuk memperhatikan perilaku dan tindakan seseorang. Masyarakat awam menggunakan kata ini untuk mengingatkan seseorang untuk melakukan sesuatu dengan tepat dan tidak melewatkan detail. Sebagai contoh, orang tua sering mengatakan kepada anaknya, "Jangan lupa bilang-bilang, jangan melewatkan kelas." Ini menunjukkan bahwa kata "bilang-bilang" memiliki makna yang sangat luas dan dapat digunakan dalam berbagai situasi. Bilang-bilang dalam kehidupan sehari-hari memiliki makna yang sangat relevan. Dalam budaya Indonesia, kata ini sering digunakan sebagai ajakan untuk melakukan sesuatu dengan benar dan patut. Misalnya, orang dewasa sering mengatakan kepada anak muda, "Bilang-bilanglah dengan jujur, tidak perlu ragu-ragu." Ini menunjukkan bahwa kata "bilang-bilang" memiliki makna yang sangat positif dan dapat digunakan untuk memotivasi seseorang untuk melakukan sesuatu dengan benar. Dalam kehidupan sehari-hari, bilang-bilang juga dapat digunakan sebagai sinyal untuk memperhatikan perilaku dan tindakan seseorang. Dalam sebuah kesempatan, seseorang bilang-bilang kepada rekan kerjanya, "Bilang-bilanglah dengan jelas, tidak perlu ragu-ragu." Ini menunjukkan bahwa kata "bilang-bilang" memiliki makna yang sangat luas dan dapat digunakan dalam berbagai situasi. Bilang-bilang juga dapat digunakan sebagai ajakan untuk melakukan sesuatu dengan benar dan patut. Dalam sebuah kesempatan, seseorang bilang-bilang kepada temannya, "Bilang-bilanglah dengan jujur, tidak perlu ragu-ragu." Ini menunjukkan bahwa kata "bilang-bilang" memiliki makna yang sangat positif dan dapat digunakan untuk memotivasi seseorang untuk melakukan sesuatu dengan benar. Dalam kesimpulan, kata "bilang-bilang" memiliki makna yang sangat luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini dapat digunakan sebagai ajakan untuk melakukan sesuatu dengan benar dan patut, atau sebagai sinyal untuk memperhatikan perilaku dan tindakan seseorang.