Arti Kata "binatang buas" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "binatang buas" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

binatang buas

binatang liar dan biasanya memusuhi manusia (biasanya ganas, seperti harimau, serigala)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "binatang buas"

📝 Contoh Penggunaan kata "binatang buas" dalam Kalimat

1.Warga di desa itu harus berhati-hati karena banyak binatang buas di sekitar rumah mereka.
2.Pemerintah harus mengambil langkah tegas untuk mengendalikan populasi binatang buas di hutan yang mengancam penduduk setempat.
3.Harimau adalah contoh binatang buas yang paling berbahaya di Asia Tenggara, sehingga perlu dilindungi dengan hati-hati.
4.Di film tersebut, aktor berperan sebagai ranger yang bertugas untuk menangkap binatang buas yang melanggar hukum di hutan.
5.Pengalaman menghadapi binatang buas di safari membuat saya tidak pernah lupa akan keberanian dan keahliahan hewan tersebut.

📚 Artikel terkait kata "binatang buas"

Mengenal Kata 'binatang buas' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Binatang Buas" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "binatang buas" memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini merujuk pada hewan yang liar dan cenderung menyerang manusia, seperti harimau, serigala, atau bahkan anjing yang belum dilatih. Dalam konteks historis, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan ancaman alam yang mengancam kehidupan manusia di pedalaman hutan atau daerah perbatasan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "binatang buas" masih digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Saya harus berhati-hati saat berjalan di hutan karena ada binatang buas yang mematuki wilayah itu." Atau, "Pemerintah harus mengambil langkah-langkah untuk mencegah pertemuan antara manusia dan binatang buas." Dalam kalimat tersebut, kata "binatang buas" digunakan untuk menggambarkan ancaman biologis yang berpotensi membahayakan manusia. Dalam budaya Indonesia modern, kata "binatang buas" juga memiliki relevansi yang luas. Misalnya, dalam film-film Indonesia, binatang buas sering digunakan sebagai antagonis yang mengancam kehidupan manusia. Selain itu, kata ini juga digunakan dalam konteks lingkungan hidup, seperti dalam kampanye untuk menjaga keberlangsungan habitat binatang buas dan mencegah kerusakan alam. Dengan demikian, kata "binatang buas" tidak hanya memiliki makna yang spesifik, tetapi juga memiliki dampak yang luas dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia.