Arti Kata "pintu monyet" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pintu monyet" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pintu monyet

pintu yang daunnya dua buah (di atas dan di bawah)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pintu monyet"

📝 Contoh Penggunaan kata "pintu monyet" dalam Kalimat

1.pintu monyet di rumahku tidak dapat dibuka dengan mudah karena kuncinya hilang.
2.Ketika berada di rumah adikku, aku melihat pintu monyet yang masih utuh dan tidak pernah diganti.
3.Di jaman dulu, pintu monyet masih digunakan sebagai pengganti pintu biasa karena teknologi belum maju.
4.pintu monyet di sekolahku sangat sederhana dan hanya memiliki dua buah daun yang dapat dibuka.
5.pintu monyet lama di museum ini masih menampilkan gaya arsitektur kuno yang sangat unik.

📚 Artikel terkait kata "pintu monyet"

Mengenal Kata 'pintu monyet' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "pintu monyet" - Simbol Kehidupan Sehari-Hari

Kata "pintu monyet" mungkin tidak asing lagi bagi kita, terutama bagi mereka yang hidup di daerah pedesaan atau memiliki koneksi dengan budaya pedesaan. Kata ini memiliki makna yang umum dan konteks historis yang kaya. Pada awalnya, pintu monyet digunakan sebagai simbol pintu yang memiliki daunnya dua buah, yaitu di atas dan di bawah. Dengan kata lain, pintu monyet ini memiliki dua buah pintu yang berfungsi sebagai satu pintu utama. Pada masa lalu, pintu monyet sering digunakan di rumah-rumah tradisional pedesaan. Fungsinya tidak jauh berbeda dengan pintu modern, tetapi memiliki keunikan tersendiri. Pintu monyet tidak hanya digunakan sebagai pintu masuk, tetapi juga sebagai simbol kehidupan sehari-hari. Orang-orang biasanya akan membuka pintu monyet yang atas, lalu menutupnya kembali sebelum membuka pintu monyet yang bawah. Contoh penggunaan pintu monyet dalam kalimat yang alami adalah: "Rumah kami menggunakan pintu monyet sebagai pintu utama, karena lebih mudah dibandingkan dengan pintu biasa." Atau, "Ketika kami masuk ke rumah, kami harus membuka pintu monyet yang atas terlebih dahulu sebelum membuka pintu monyet yang bawah." Dalam kehidupan sehari-hari, pintu monyet masih memiliki relevansi yang kuat. Banyak orang masih menggunakan pintu monyet sebagai simbol kehidupan sehari-hari. Mereka masih menggunakan cara lama membuka dan menutup pintu monyet sebagai bagian dari tradisi dan kebiasaan. Dengan demikian, pintu monyet masih memiliki tempat di hati dan jiwa masyarakat Indonesia.