Arti Kata "blong" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "blong" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

blong

blong a cak tidak berfungsi krn tidak ada tahanan (tt rem); dol: belum dapat dipastikan sebab-sebab kecelakaan itu, apakah remnya -- atau supirnya mengantuk

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "blong"

📝 Contoh Penggunaan kata "blong" dalam Kalimat

1.Kendaraan blong setelah tabrakan dengan motor di jalan raya.
2.Pengemudi harus memperbaiki rem blong sebelum melanjutkan perjalanan.
3.Mobil blong karena remnya tidak berfungsi akibat keausan yang parah.
4.Dalam pelajaran keselamatan lalu lintas, guru menyampaikan pentingnya memeriksa kendaraan agar tidak blong saat digunakan.
5.Pria itu mengeluh karena motor blongnya karena kehabisan tahanan rem.

📚 Artikel terkait kata "blong"

Mengenal Kata 'blong' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Blong" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "blong" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, "blong" berarti tidak berfungsi karena tidak ada tahanan (terutama rem) atau belum dapat dipastikan sebab-sebab kecelakaan itu. Hal ini seringkali terkait dengan kecelakaan lalu lintas, dimana mobil atau kendaraan lain tidak dapat berhenti dengan baik karena rem yang tidak berfungsi. Histori dan Konteks Kata "blong" memiliki asal usul yang menarik. Dalam bahasa Belanda, kata "blonken" berarti "tidak berfungsi" atau "rusak". Kata ini kemudian diadopsi dalam bahasa Indonesia dan berkembang menjadi "blong". Dalam konteks sosial, kata "blong" seringkali digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan situasi yang tidak berfungsi atau rusak. Contoh Penggunaan Berikut beberapa contoh penggunaan kata "blong" dalam kalimat yang alami: - "Mobil saya blong karena remnya tidak berfungsi." - "Apa yang menyebabkan mobil itu blong? Mungkin karena supirnya mengantuk." - "Kendaraan kami blong karena tahanan remnya tidak cukup." Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari Kata "blong" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks lalu lintas. Dalam situasi darurat, kata "blong" dapat digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak berfungsi atau rusak, sehingga dapat membantu orang lain dalam mengambil tindakan yang tepat. Selain itu, kata "blong" juga dapat digunakan dalam konteks budaya, seperti dalam lagu atau teks sastra yang menggambarkan situasi yang tidak berfungsi atau rusak.