Arti Kata "bondot" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bondot" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bondot

bon·dot Jk n berkas; ikatan (padi dsb);
mem·bon·dot v memberkas; mengikat (padi dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bondot"

📝 Contoh Penggunaan kata "bondot" dalam Kalimat

1.Pada hari raya Idul Fitri, petani masyarakat biasanya mengikat padi dengan benang, kemudian membondot untuk mengemas hasil panen.
2.Para petugas keamanan harus membondot kertas-kertas dokumen penting untuk menjaga keamanan dan keabsahan data.
3.Pada masa lalu, masyarakat pedesaan sering menggunakan bambu untuk membondot padi sebelum mengeringkannya.
4.Pada tahun 1920-an, para petani di Jawa menggunakan cara membondot padi dengan cara yang unik dan efektif.
5.Kerja membondot padi adalah pekerjaan yang berat dan melelahkan, tetapi sangat penting dalam proses panen raya.

📚 Artikel terkait kata "bondot"

Mengenal Kata 'bondot' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Bondot" dalam Bahasa Indonesia

Kata bondot yang berasal dari bahasa Jawa memiliki makna yang sangat penting dalam konteks sosial dan budaya Indonesia. Makna umum dari kata ini adalah "berkas" atau "ikatan" yang biasanya digunakan untuk menyebutkan padi yang telah diikat atau disatukan. Dalam konteks historis, kata bondot memiliki makna yang lebih luas, seperti menyebutkan sehelai padi yang telah dikumpulkan dan disatukan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata bondot masih digunakan dengan makna yang sama. Misalnya, ketika seorang petani menyelesaikan proses panen padi, ia akan mengikat padi-padi tersebut menjadi satu sehingga dapat disimpan dan dijual dengan lebih mudah. Dalam konteks ini, bondot dapat digunakan dalam kalimat seperti: "Setelah panen, petani mengikat bondot-bondot padi yang telah dipanen sehingga dapat dibawa ke pasar." Dalam beberapa konteks lain, kata bondot juga dapat digunakan dengan makna yang lebih luas. Misalnya, ketika menyebutkan sehelai padi yang telah dikumpulkan dan disatukan, seseorang dapat mengatakan: "Saya harus mengumpulkan bondot-bondot padi sebelum menjualnya ke pasar." Atau, ketika menyebutkan ikatan atau perjanjian, seseorang dapat mengatakan: "Saya telah membuat bondot dengan teman saya untuk membantu mengumpulkan padi." Dalam kehidupan sehari-hari, kata bondot masih memiliki relevansi yang sangat penting. Misalnya, dalam konteks pertanian, kata bondot digunakan untuk menyebutkan proses mengikat padi yang telah dipanen. Dalam konteks sosial, kata bondot digunakan untuk menyebutkan ikatan atau perjanjian yang telah dibuat antara dua orang atau lebih. Dalam konteks budaya, kata bondot digunakan untuk menyebutkan kebiasaan atau tradisi yang telah dipraktikkan oleh masyarakat Indonesia.