Arti Kata "beraja" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "beraja" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

beraja

be·ra·ja Jk n bintang beralih

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "beraja"

📝 Contoh Penggunaan kata "beraja" dalam Kalimat

1.Dia diangkat menjadi raja baru dengan upacara adat yang meriah.
2.Kerajaan itu beraja selama ratusan tahun sebelum runtuhnya dinasti.
3.Di kehidupan sehari-hari, dia sering beraja atas kekayaannya.
4.Dalam kisah rakyat, seorang raja beraja atas keadilan dan kebijaksanaannya.
5.Di perguruan tinggi, mahasiswa meneliti tentang bagaimana raja beraja di masa lalu.

📚 Artikel terkait kata "beraja"

Mengenal Kata 'beraja' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "beraja" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "beraja" biasanya digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki kekuasaan atau otoritas yang sangat tinggi, seringkali digunakan dalam konteks sejarah atau budaya. Kata ini seringkali dikaitkan dengan konsep monarki atau kerajaan, di mana raja atau ratu merupakan pemimpin tertinggi. Dalam konteks ini, beraja dapat diartikan sebagai kekuasaan, otoritas, atau dominasi yang sangat kuat.

Penggunaan Kata "beraja" dalam Kalimat

Dalam praktiknya, kata "beraja" dapat digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, "Dia dipandang sebagai penguasa beraja di lingkungannya" atau "Kerajaan tersebut telah berdiri selama berabad-abad dengan kekuasaan beraja yang tak tergoyahkan". Contoh lainnya, "Dia adalah seorang politikus yang memiliki kekuasaan beraja dalam partainya".

Relevansi Kata "beraja" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "beraja" juga dapat digunakan dalam konteks modern, seperti dalam dunia bisnis atau politik. Misalnya, "Perusahaan tersebut memiliki kekuasaan beraja dalam industri tersebut" atau "Dia merupakan tokoh beraja dalam partainya". Dalam konteks ini, kata "beraja" digunakan untuk menggambarkan kekuasaan atau otoritas yang sangat tinggi, seringkali tak tergoyahkan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "beraja" dapat digunakan sebagai inspirasi dan motivasi untuk mencapai kesuksesan. Dengan memahami makna dan konteks kata "beraja", kita dapat memahami betapa pentingnya kekuasaan dan otoritas dalam mencapai tujuan. Jadi, mari kita gunakan kata "beraja" sebagai motivasi untuk mencapai kesuksesan!