Arti Kata "bongok" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bongok" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bongok

bo·ngok a besar (gemuk) tetapi pendek; tidak seimbang (besar dng tingginya)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bongok"

📝 Contoh Penggunaan kata "bongok" dalam Kalimat

1.Bangunan baru itu terlihat sangat bongok di tengah kota modern.
2.Pria itu memang bongok, tapi perlu sedikit latihan untuk meningkatkan kebugarannya.
3.Pada pameran, model miniatur bangunan terlihat sederhana karena tidak bongok seperti bangunan aslinya.
4.Pembangunan jembatan baru menghadapi tantangan karena harus menahan beban yang bongok.
5.Saya tidak bisa melupakan kejadian itu, di mana mobil itu terguling karena bongoknya.

📚 Artikel terkait kata "bongok"

Mengenal Kata 'bongok' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bongok" - Makna dan Konteksnya dalam Bahasa Indonesia

Kata "bongok" memiliki makna yang khas dalam bahasa Indonesia, yaitu merujuk pada sesuatu yang besar tetapi pendek, tidak seimbang dengan tinggi. Istilah ini sering digunakan untuk menggambarkan objek atau kondisi yang memiliki ukuran yang tidak proporsional. Dalam konteks sejarah, kata "bongok" mungkin digunakan untuk menggambarkan bangunan atau struktur yang memiliki ukuran besar tetapi tidak seimbang dengan tinggi. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "bongok" sering digunakan dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Gadis itu sedang menyeberangi jalan dengan melihat-lihat ke arah seorang pria yang memiliki tubuh bongok dan tinggi." Atau, "Bangunan baru di kota ini memiliki struktur bongok, sehingga terlihat tidak seimbang dengan lingkungan sekitar." Contoh lainnya adalah, "Ia memilih untuk membeli sepeda yang memiliki bodi bongok karena ingin memiliki pengalaman berkendara yang lebih menantang." Kata "bongok" juga memiliki relevansi dengan kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam konteks sosial, kata "bongok" dapat digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki penampilan yang tidak seimbang, seperti memiliki tubuh yang besar tetapi tidak memiliki tinggi yang proporsional. Hal ini dapat menjadi topik yang menarik dalam diskusi mengenai kesopanan dan etika sosial. Dalam konteks budaya, kata "bongok" dapat digunakan untuk menggambarkan artefak atau bangunan bersejarah yang memiliki ukuran yang tidak seimbang dengan lingkungan sekitarnya. Hal ini dapat menjadi topik yang menarik dalam diskusi mengenai warisan budaya Indonesia dan pentingnya pelestariannya.