Arti Kata "botulisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "botulisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

botulisme

bo·tu·lis·me n keracunan makanan yg disebabkan oleh bakteri clostridium botulinum, satu-satunya mikroorganisme dng spora yg tahan suhu tinggi, terdapat pd makanan dl kaleng

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "botulisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "botulisme" dalam Kalimat

1.botulisme dapat menyebabkan keracunan makanan yang sangat berbahaya bagi manusia.
2.Pemeriksaan laboratorium menemukan adanya spora Clostridium botulinum dalam makanan kaleng.
3.Pengaruh botulisme dapat menyebabkan kelemahan otot yang sangat parah.
4.Klinik penyakit menangani seorang pasien yang diduga menderita keracunan botulisme.
5.Penggunaan peralatan steril sangat penting untuk mencegah pertumbuhan bakteri Clostridium botulinum.

📚 Artikel terkait kata "botulisme"

Mengenal Kata 'botulisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Botulisme" - Bahaya Keracunan Makanan

Penjelasan Umum

Botulisme adalah sebuah kondisi medis yang disebabkan oleh bakteri Clostridium botulinum. Bakteri ini dapat ditemukan pada makanan yang telah terkontaminasi, seperti makanan dalam kaleng yang tidak terkemas dengan baik. Botulisme adalah salah satu jenis keracunan makanan yang paling berbahaya dan dapat menyebabkan gejala-gejala serius, seperti kelemahan otot, kehilangan koordinasi, dan bahkan kematian.

Contoh Penggunaan Kata Botulisme

Kata botulisme sering digunakan dalam konteks medis dan kesehatan. Contohnya, "Pada tahun 2019, terdapat 145 kasus botulisme di Indonesia, dengan sebagian besar kasus disebabkan oleh makanan dalam kaleng." Dalam kalimat ini, kata botulisme digunakan untuk menjelaskan kondisi medis yang dialami oleh korban. Contoh lainnya, "Riset ilmiah menunjukkan bahwa bakteri Clostridium botulinum dapat bertahan hidup dalam kondisi suhu tinggi, sehingga makanan dalam kaleng harus dikemas dengan baik untuk mencegah kontaminasi."

Relevansi Botulisme dalam Kehidupan Sehari-Hari

Botulisme bukan hanya masalah medis, tetapi juga masalah keamanan pangan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami cara mencegah kontaminasi bakteri Clostridium botulinum pada makanan. Dalam budaya Indonesia modern, makanan dalam kaleng sangat populer, tetapi kita harus berhati-hati dalam mengonsumsinya. Dengan memahami potensi bahaya botulisme, kita dapat mengambil langkah-langkah untuk menjaga kesehatan makanan dan mencegah keracunan.

Pencegahan Botulisme

Untuk mencegah botulisme, kita dapat melakukan beberapa hal, seperti membeli makanan dalam kaleng yang masih dalam masa pakai, memasak makanan dengan baik, dan tidak mengonsumsi makanan yang telah terkontaminasi. Dengan demikian, kita dapat menjaga kesehatan makanan dan mencegah keracunan botulisme.