Arti Kata "ptomaina" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ptomaina" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ptomaina

pto·ma·i·na n Kim nama kelompok senyawa amina organik yg bersifat racun yg terdapat dl daging busuk

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ptomaina"

📝 Contoh Penggunaan kata "ptomaina" dalam Kalimat

1.Ptolema meneliti tentang ptolema dan kimia ptolema.
2.Dalam ilmu biologi, ptolema adalah hasil dari dekomposisi protein yang tidak sempurna.
3.Dosen mengajarkan tentang ptolema sebagai contoh senyawa organik beracun.
4.Ptolema yang terdapat dalam daging busuk merupakan tanda bahwa makanan telah busuk.
5.Dalam kisah sastra, ptolema dianggap sebagai simbol dari kegagalan dan kehancuran.

📚 Artikel terkait kata "ptomaina"

Mengenal Kata 'ptomaina' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Ptomaina" - Senyawa Racun dalam Daging Busuk

Ptomaina adalah kata yang mungkin belum familiar bagi banyak orang, tetapi makna dan konteksnya sangat penting dalam bidang biologi dan kesehatan. Ptomaina adalah kelompok senyawa amina organik yang bersifat racun dan terdapat dalam daging busuk. Istilah ini pertama kali ditemukan pada abad ke-19 dan telah menjadi topik penting dalam ilmu pengetahuan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar tentang daging yang busuk dan berbau tidak enak. Ini karena adanya ptomaina dalam daging tersebut. Contoh penggunaan kata ptomaina dalam kalimat yang alami adalah: "Daging yang telah melewati batas waktu penyimpanan dapat mengandung ptomaina yang berbahaya bagi kesehatan." Selain itu, kata ptomaina juga digunakan dalam konteks lain, seperti: "Laboratorium melakukan analisis untuk mendeteksi ptomaina dalam sampel daging." Dalam budaya Indonesia modern, kata ptomaina memiliki relevansi dengan kebiasaan masyarakat dalam membeli dan menjual daging. Banyak orang yang masih membeli daging dari penjual di pasar tradisional, tetapi tidak tahu bahwa daging tersebut mungkin mengandung ptomaina yang berbahaya. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya memilih daging yang segar dan aman. Dengan demikian, kita dapat mengurangi risiko penyakit yang disebabkan oleh ptomaina dan menjaga kesehatan yang baik.