Arti Kata "bujal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bujal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bujal

bu·jal a 1 tersembul; tersempal (spt pusat); 2 tumpul

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bujal"

📝 Contoh Penggunaan kata "bujal" dalam Kalimat

1.Bentuk muka bujal yang tumpul membuatnya mudah digunakan sebagai alat tulis.
2.Penggunaan huruf yang bujal membuat tulisan terlihat rapi dan profesional.
3.Di pasar, penjual menggunakan bujal untuk memasang label harga barang.
4.Pelajar harus memahami arti kata bujal yang digunakan dalam kamus bahasa Indonesia.
5.Dalam lukisan, seniman menggunakan bujal sebagai teknik penggambaran wajah yang menarik.

📚 Artikel terkait kata "bujal"

Mengenal Kata 'bujal' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Bujal" - Makna dan Penggunaan dalam Bahasa Indonesia

Kata "bujal" memiliki makna yang menarik dan unik dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks linguistik, kata "bujal" memiliki arti "tersembul; tersempal" seperti pusat, atau "tumpul". Makna ini sangat relevan dalam beberapa konteks bahasa, terutama dalam kalimat yang menggambarkan bentuk atau rupa sesuatu. Dalam penggunaan sehari-hari, kata "bujal" sering digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang memiliki bentuk atau rupa yang tidak terlalu jelas atau tumpul. Misalnya, "bukit bujal" dapat digunakan untuk menggambarkan sebuah bukit yang tidak terlalu jelas atau tumpul dalam bentuknya. "Bujal" juga dapat digunakan dalam kalimat seperti "mata bujal", yang berarti mata yang tidak terlalu tajam atau tumpul. Penggunaan kata "bujal" juga dapat ditemukan dalam beberapa kalimat yang alami. Contohnya, "dia melihat bukit bujal di kejauhan" atau "dia memiliki mata bujal yang tidak terlalu baik untuk melihat". Dalam kedua kalimat tersebut, kata "bujal" digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang memiliki bentuk atau rupa yang tidak terlalu jelas atau tumpul. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "bujal" memiliki relevansi yang cukup dalam beberapa konteks budaya Indonesia modern. Misalnya, dalam beberapa budaya, kata "bujal" digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang memiliki nilai spiritual atau filosofis. Dalam beberapa konteks, kata "bujal" juga digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang memiliki bentuk atau rupa yang tidak terlalu jelas atau tumpul, seperti dalam kalimat "hidup bujal" yang berarti hidup yang tidak terlalu jelas atau tumpul.