Arti Kata "detritus" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "detritus" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

detritus

de·tri·tus /détritus/ n 1 sampah, termasuk bangkai, yg meluruh; 2 Geo pecahan bahan yg lepas dr permukaan batuan krn meluruh; 3 Dok jaringan rusak yg terlepas dr tempat asalnya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "detritus"

📝 Contoh Penggunaan kata "detritus" dalam Kalimat

1.Pemulung menuai keuntungan dari penjualan sampah yang meluruh di pasar.
2.Kami harus membuang jaringan rusak yang terlepas dari tempatnya dengan hati-hati.
3.Geologi mempelajari perubahan bentuk batuan yang terjadi karena pecahan meluruh dari permukaannya.
4.Kota harus mengelola sampah yang meluruh dari warga dengan efektif untuk menjaga kebersihan.
5.Ketika badai datang, banyak pecahan batuan meluruh dari tebing ke sungai.

📚 Artikel terkait kata "detritus"

Mengenal Kata 'detritus' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "detritus" - Pentingnya Hidup Bersih

Kata "detritus" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang sangat luas, mencakup berbagai aspek kehidupan. Secara umum, detritus merujuk pada sampah, termasuk bangkai, yang meluruh dan tidak berguna lagi. Dalam konteks geologi, detritus adalah pecahan bahan yang lepas dari permukaan batuan karena meluruh. Sementara itu, dalam bidang kedokteran, detritus adalah jaringan rusak yang terlepas dari tempat asalnya. Detritus seringkali dikaitkan dengan masalah lingkungan dan kebersihan. Bangkai hewan laut, misalnya, merupakan contoh detritus yang dapat merusak ekosistem laut. Selain itu, sampah plastik yang tidak terurai juga dapat menjadi detritus yang berbahaya bagi lingkungan. "Detritus yang tidak diatasi dapat menyebabkan kerusakan lingkungan yang parah," kata seorang ahli lingkungan. Berikut beberapa contoh penggunaan kata detritus dalam kalimat yang alami: "Detritus laut dapat menumpuk di pantai dan menyebabkan polusi," "Detritus bangunan yang tidak terurai dapat menyebabkan kerusakan struktur," dan "Detritus jaringan dapat menyebabkan infeksi jika tidak diobati." Dalam kehidupan sehari-hari, detritus dapat menjadi masalah yang serius. Namun, dengan kesadaran dan upaya untuk mengurangi detritus, kita dapat menjaga lingkungan tetap bersih dan seimbang. Dalam budaya Indonesia modern, konsep "gotong royong" dapat diaplikasikan untuk mengurangi detritus dan meningkatkan kesadaran lingkungan. "Mengurangi detritus adalah tanggung jawab kita semua," kata seorang aktivis lingkungan.