Arti Kata "bulu kempa" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bulu kempa" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bulu kempa

kain tenun dibuat dari benang kapas atau asbes yang dikempa untuk bahan topi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bulu kempa"

📝 Contoh Penggunaan kata "bulu kempa" dalam Kalimat

1.Di pasar tradisional, penjual menjual topi bulu kempa sebagai pakaian suvenir.
2.Tekstil dari bulu kempa memiliki tekstur yang lembut dan nyaman digunakan.
3.Mahasiswa kuliah membeli topi bulu kempa sebagai hadiah untuk teman lulusan.
4.Pada masa lalu, pekerjaan menenun bulu kempa dianggap sebagai profesi yang prestisius.
5.Di pesta perkawinan, pengantin memakai topi bulu kempa sebagai simbol kebesaran.

📚 Artikel terkait kata "bulu kempa"

Mengenal Kata 'bulu kempa' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Bulu Kempa" - Inspirasi Kekayaan Budaya

Bulu kempa merupakan salah satu contoh kain tenun yang telah menjadi bagian dari warisan budaya Indonesia. Dalam arti resmi, bulu kempa adalah kain tenun yang dibuat dari benang kapas atau asbes yang dikempa untuk bahan topi. Istilah ini telah digunakan sejak zaman dahulu, ketika tenun tradisional masih menjadi salah satu sumber kekayaan budaya. Dalam konteks historis, bulu kempa sering digunakan sebagai bahan untuk membuat topi, yang kemudian menjadi simbol prestise dan kemewahan. Banyak masyarakat di Indonesia yang menghargai kain tenun ini karena keunikan dan keindahan yang dimilikinya. Dengan demikian, bulu kempa menjadi bagian dari identitas budaya Indonesia yang kaya dan beragam. Dalam kehidupan sehari-hari, bulu kempa masih digunakan sebagai bahan untuk membuat topi, tas, dan bahkan dekorasi rumah. Banyak desainer yang menggunakan bulu kempa sebagai inspirasi untuk menciptakan karya seni yang unik dan menarik. Dengan demikian, bulu kempa menjadi salah satu contoh kekayaan budaya Indonesia yang masih lestari hingga saat ini. Bulu kempa juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi, terutama karena keunikan dan keindahan yang dimilikinya. Banyak pengrajin yang memproduksi bulu kempa secara tradisional, yang kemudian dijual ke masyarakat. Dengan demikian, bulu kempa menjadi salah satu contoh industri budaya yang berkelanjutan dan berdaya saing. Dalam kesimpulan, bulu kempa adalah salah satu contoh kain tenun yang telah menjadi bagian dari warisan budaya Indonesia. Dengan keunikan dan keindahan yang dimilikinya, bulu kempa menjadi salah satu contoh kekayaan budaya Indonesia yang masih lestari hingga saat ini.