Arti Kata "bumper" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bumper" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bumper

bum·per n 1 batang besi atau plastik yg melintang pd bagian muka dan belakang mobil (untuk menahan benturan); 2 pagar besi pd sisi kapal dan perahu (untuk menahan benturan); 3 ki penahan pukulan (serangan, hantaman, dsb); orang yg menjadi sasaran pengganti: kalau masalahnya untuk menghadapi pihak luar, jadikan saya -- , biar saya yg diserang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bumper"

📝 Contoh Penggunaan kata "bumper" dalam Kalimat

1.Pada mobil ini, terdapat bumper yang sangat kuat untuk melindungi bagian depan.
2.Pagar kapal harus memiliki bumper yang kuat untuk melindungi penumpang dari benturan.
3.Dia menjadi bumper bagi teman-temannya yang sering menghadapi masalah.
4.Pada saat latihan, atlet harus memakai bumper yang tebal untuk melindungi diri dari pukulan.
5.Ketika berbicara tentang kekurangan, dia menjadi bumper bagi rekan kerjanya.

📚 Artikel terkait kata "bumper"

Mengenal Kata 'bumper' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bumper" - Pengamanan yang Mengamankan

Kata "bumper" memiliki makna yang luas dan menarik. Dalam konteks historis, kata ini pertama kali digunakan pada awal abad ke-17 untuk menggambarkan batang besi yang digunakan sebagai penahan pada kapal. Pada saat itu, kapal-kapal yang digunakan untuk berdagang dan berperang memerlukan pengamanan yang lebih baik untuk melindungi mereka dari benturan dan kerusakan. Batang besi ini kemudian dikenal sebagai "bumper" dan menjadi bagian penting dari kapal. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "bumper" masih digunakan dalam konteks yang sama. Misalnya, saat kita melihat mobil dengan bagian depan yang dilapisi dengan bahan plastik atau besi, kita bisa mengatakan bahwa itu adalah bumper yang bertindak sebagai penahan benturan. Contoh lain adalah saat kita melihat pagar besi di sepanjang sisi kapal dan perahu, itu juga adalah contoh bumper yang digunakan untuk melindungi kapal dari benturan. "Saya akan menggunakan bumper untuk melindungi mobil dari kerusakan," kata salah satu pemilik mobil. Dalam budaya Indonesia modern, kata "bumper" juga memiliki makna yang lebih luas. Misalnya, saat kita melihat seseorang yang menjadi sasaran pengganti, kita bisa mengatakan bahwa mereka adalah bumper yang harus dihadapi. Contoh lain adalah saat kita melihat sebuah perusahaan yang menggunakan strategi bumper untuk melindungi diri dari persaingan bisnis yang ketat. "Perusahaan ini menggunakan bumper untuk melindungi diri dari kompetitor," kata seorang eksekutif perusahaan. Dengan demikian, kata "bumper" menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari kita, baik dalam konteks pengamanan maupun dalam kehidupan sosial dan budaya.