Arti Kata "koinsidensi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "koinsidensi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

koinsidensi

ko·in·si·den·si /koinsidénsi/ n 1 hal terjadinya dua peristiwa dl waktu yg sama; 2 hal berkumpulnya dua titik atau lebih dl satu ruang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "koinsidensi"

📝 Contoh Penggunaan kata "koinsidensi" dalam Kalimat

1.Pertemuan di pusat kota tidak terlepas dari koinsidensi antara perayaan hari raya dan konser musik.
2.koinsidensi antara cuaca hujan dan kecelakaan lalu lintas menimbulkan perdebatan di kalangan masyarakat.
3.Dalam sejarah, koinsidensi antara kekuasaan kolonial dan perburuan liar menyebabkan kepunahan spesies langka.
4.koinsidensi antara waktu liburan dan musim panas membuat destinasi wisata sangat sibuk.
5.Dalam penelitian ilmiah, koinsidensi antara variasi genetik dan penyakit kronis menimbulkan kesimpulan yang menarik.

📚 Artikel terkait kata "koinsidensi"

Mengenal Kata 'koinsidensi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Koinsidensi" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "koinsidensi" memiliki makna yang sangat menarik dalam Bahasa Indonesia. Menurut KBBI, kata ini memiliki arti 1) hal terjadinya dua peristiwa dalam waktu yang sama dan 2) hal berkumpulnya dua titik atau lebih dalam satu ruang. Kata ini memiliki latar belakang yang menarik, terutama dalam konteks historis dan sosial. Kata "koinsidensi" pertama kali muncul pada abad ke-17, ketika bahasa Indonesia mulai berkembang. Pada saat itu, kata ini digunakan untuk menggambarkan fenomena alam yang tidak terduga, seperti terjadinya dua peristiwa besar dalam waktu yang sama. Selain itu, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan fenomena sosial, seperti berkumpulnya dua kelompok masyarakat dalam satu ruang.

Contoh Penggunaan Kata "Koinsidensi" dalam Kalimat

Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "koinsidensi" dalam kalimat yang alami: - "Terjadinya gempa bumi dan tsunami pada tahun yang sama merupakan koinsidensi yang tidak terduga." - "Berkumpulnya dua kelompok masyarakat dalam satu ruang untuk berdiskusi merupakan contoh koinsidensi sosial." - "Terjadinya dua peristiwa besar dalam waktu yang sama, seperti gempa bumi dan hujan lebat, merupakan contoh koinsidensi alam."

Relevansi Kata "Koinsidensi" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "koinsidensi" sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari kita. Dalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali mengalami koinsidensi alam, seperti terjadinya hujan lebat dan angin kencang dalam waktu yang sama. Selain itu, kita juga seringkali mengalami koinsidensi sosial, seperti berkumpulnya dua kelompok masyarakat dalam satu ruang untuk berdiskusi. Dalam budaya Indonesia modern, kata "koinsidensi" juga memiliki makna yang lebih luas. Kata ini digunakan untuk menggambarkan fenomena yang tidak terduga, seperti terjadinya peristiwa besar dalam waktu yang singkat. Selain itu, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan fenomena sosial, seperti berkumpulnya dua kelompok masyarakat dalam satu ruang untuk berdiskusi. Dalam kesimpulan, kata "koinsidensi" memiliki makna yang sangat menarik dalam Bahasa Indonesia. Kata ini memiliki latar belakang yang menarik, terutama dalam konteks historis dan sosial. Dalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali mengalami koinsidensi alam dan sosial, dan kata ini digunakan untuk menggambarkan fenomena tersebut.