Arti Kata "buron" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "buron" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

buron

bu·ron n orang yg (sedang) diburu (oleh polisi); orang yg melarikan diri (krn dicari polisi);
bu·ron·an n buron

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "buron"

📝 Contoh Penggunaan kata "buron" dalam Kalimat

1.Pengembangan polisi untuk menangkap buron yang melarikan diri ke hutan.
2.Polisi melakukan operasi besar-besaran untuk menangkap buron yang berada di dalam kota.
3.Dia menjadi buron karena mencuri uang dari gudang perusahaan tempat dia bekerja.
4.Dalam cerita fiksi, protagonis menjadi buron yang harus melarikan diri dari pengejaran penjahat.
5.Pengadilan menghukum buron yang melakukan perampokan ke bank dan menyebabkan kerugian besar.

📚 Artikel terkait kata "buron"

Mengenal Kata 'buron' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "buron" - Pengertian dan Contoh Penggunaan

Kata "buron" sering digunakan dalam bahasa sehari-hari untuk menggambarkan orang yang melarikan diri dari hukum. Namun, makna yang lebih luas dari kata ini adalah sebagai orang yang sedang diburu, baik oleh polisi maupun oleh pihak lainnya. Konsep ini sudah ada sejak zaman kuno, ketika orang yang melanggar hukum sering melarikan diri dari penindakan. Dalam konteks sosial, kata buron memiliki makna yang lebih kompleks. Seringkali, orang yang dianggap sebagai buron juga dianggap sebagai orang yang tidak patuh, tidak taat hukum, atau bahkan sebagai pelaku kejahatan. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua orang yang melarikan diri dari hukum adalah buron dalam arti sebenarnya. Mereka mungkin melakukan hal ini karena berbagai alasan, seperti ketakutan, kekurangan sumber daya, atau bahkan karena keinginan untuk melawan sistem. Berikut beberapa contoh penggunaan kata buron dalam kalimat yang alami: "Pria itu dianggap sebagai buron karena melarikan diri dari penindakan polisi," "Dia menjadi buron setelah melakukan kejahatan, tapi akhirnya menyerah dan meminta ampun," "Komunitas lokal telah menemukan buron yang melarikan diri dari hukum dan sekarang sedang menunggu polisi." Dalam kehidupan sehari-hari, kata buron sering digunakan dalam konteks yang berbeda-beda. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan sebagai simbol ketidakpatuhan. Seringkali, orang yang dianggap sebagai buron dianggap sebagai orang yang tidak patuh terhadap hukum dan aturan. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua orang yang melarikan diri dari hukum adalah buron dalam arti sebenarnya. Mereka mungkin melakukan hal ini karena berbagai alasan, seperti ketakutan, kekurangan sumber daya, atau bahkan karena keinginan untuk melawan sistem.