Arti Kata "lahang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lahang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lahang

la·hang n nira; tuak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lahang"

📝 Contoh Penggunaan kata "lahang" dalam Kalimat

1.Pada hari raya Idul Fitri, umat Islam biasanya berkumpul untuk menikmati minuman tradisional seperti lahang dan kue-kue manis.
2.Di pasar tradisional, penjual lahang menawarkan minuman segar dengan harga yang terjangkau, sehingga banyak pengunjung yang membelinya.
3.Dalam cerita rakyat, lahang sering digunakan sebagai hadiah untuk tamu kehormatan, sebagai tanda hormat dan kesayangan.
4.Pada kesempatan pernikahan, lahang menjadi minuman favorit tamu, karena rasanya yang manis dan segar.
5.Selain itu, lahang juga merupakan minuman tradisional yang populer di daerah pedalaman, karena mudah dibuat dan dapat bertahan lama.

📚 Artikel terkait kata "lahang"

Mengenal Kata 'lahang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "lahang" - Inspirasi dari Minuman Tradisional

Kata "lahang" memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia, yaitu nira atau tuak. Kata ini memiliki asal-usul yang kaya dan berhubungan erat dengan tradisi minum minuman keras di Indonesia. Dahulu, lahang biasanya disajikan dalam acara-acara tradisional atau perayaan, seperti perayaan adat dan upacara agama. Minuman keras ini biasanya dibuat dari hasil perladangan tebu atau buah-buahan lainnya. Berikut beberapa contoh penggunaan kata lahang dalam kalimat yang alami: - Setelah menikah, pasangan muda biasanya mendapatkan lahang dari keluarga suami atau istri sebagai hadiah. - Pada malam perayaan lebaran, keluarga besar seringkali menikmati lahang bersama-sama. - Setelah melakukan upacara adat, masyarakat biasanya menikmati lahang sebagai simbol kebersamaan. Kata lahang juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia modern. Dengan semakin banyaknya minuman keras yang tersedia di pasaran, lahang tidak lagi menjadi minuman eksklusif yang hanya tersedia dalam acara-acara khusus. Namun, tradisi minum lahang masih terus dipelihara dan dikembangkan oleh masyarakat, terutama dalam konteks perayaan adat dan upacara agama.