Arti Kata "cakup" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "cakup" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

cakup

1ca·kup v, men·ca·kup v menangkap dng mulut (spt buaya mengatupkan mulutnya apabila banyak lalat masuk ke mulutnya);
mencakup-cakup v menangkup-nangkupkan mulut krn mengap-mengap dsb;
pen·ca·kup n alat perangkap spt gunting yg bergerigi untuk menangkap tikus, babi hutan, dsb

2ca·kup v, men·ca·kup v 1 kl menyauk; mencedok (dng tangan); 2 ki mencangkum (merangkum) beberapa hal: aspek yg diselidikinya tidak ~ semua aktivitas manusia;
ca·kup-men·ca·kup v saling mencakup (termasuk di dalamnya): bahasa dan kesusastraan ~ satu sama lain;
men·ca·kupi v 1 menyauki; mencedoki (dng tangan); 2 mencakup; meliputi;
ter·ca·kup v 1 kena cakup; sudah dicakup; 2 ki termasuk (di dalam); terangkum (di dalam);
ca·kup·an n 1 hasil mencakup (menyauk); 2 jangkauan: pelayanan kesehatan lewat puskesmas semakin luas -- nya; 3 sebanyak tangan menyauk

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "cakup"

📝 Contoh Penggunaan kata "cakup" dalam Kalimat

1.Buaya yang mengamuk mulai menangkap mangsa dengan menutup mulutnya yang lebar.
2.Mencakup-cakup mulut yang berdarah membuat sang penangkap merasa kecewa dengan hari itu.
3.Penggunaan gunting penangkap tikus di desa menjadi bahan perdebatan di antara warga.
4.Dalam kebiasaan lama, pencak silat menggunakan tangan untuk menangkap lawan dengan gerakan yang cepat.
5.Penggunaan perangkap tikus yang bergerigi dijadikan alat untuk menangkap musuh oleh polisi rahasia.

📚 Artikel terkait kata "cakup"

Mengenal Kata 'cakup' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Cakup" - Makna dan Penggunaannya dalam Bahasa Indonesia

Kata "cakup" memiliki makna yang unik dan menarik dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini memiliki beberapa arti, yaitu menangkap dengan mulut (seperti buaya mengatupkan mulutnya), mencakup-cakup (menangkup-nangkupkan mulut karena mengap-mengap), dan alat perangkap seperti gunting bergerigi untuk menangkap hewan kecil. Dalam konteks historis dan sosial, kata "cakup" memiliki asal-usul yang menarik. Kata ini mungkin berasal dari bahasa daerah atau bahasa lokal di Indonesia, yang kemudian menyebar ke seluruh wilayah archipelago. Dalam budaya Indonesia, kata "cakup" sering digunakan dalam konteks kehidupan sehari-hari, seperti dalam cara berburu atau menangkap hewan kecil. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "cakup" dalam kalimat yang alami: - Ibu menggunakan cakup untuk menangkap tikus di dapur. - Anak saya mencoba mencakup-cakup dengan mulutnya karena merasa lapar. - Pak Bapak menggunakan alat cakup untuk menangkap babi hutan di hutan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "cakup" masih sangat relevan. Misalnya, saat kita sedang berburu atau menangkap hewan kecil, kita menggunakan alat cakup untuk menangkap mereka. Dalam konteks ini, kata "cakup" menunjukkan kemampuan kita untuk menangkap dan mengendalikan hewan kecil. Dalam budaya Indonesia modern, kata "cakup" masih digunakan dalam beberapa konteks, seperti dalam cara berburu atau menangkap hewan kecil. Namun, kata ini juga dapat digunakan dalam konteks lain, seperti dalam cara menghadapi masalah atau tantangan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam hal ini, kata "cakup" menunjukkan kemampuan kita untuk menghadapi dan menangani masalah dengan efektif.