Arti Kata "candrasengkala" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "candrasengkala" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

candrasengkala

can·dra·seng·ka·la Jw n rumusan tahun dng kata-kata, yg setiap kata melambangkan angka, dibaca dr depan dan ditafsirkan dr belakang; kronogram Jawa yg memakai sistem perhitungan bulan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "candrasengkala"

📝 Contoh Penggunaan kata "candrasengkala" dalam Kalimat

1.Pemerintah Jawa Barat menggunakan candrasengkala untuk menentukan tanggal peringatan Hari Ulang Tahun.
2.Di Jawa, candrasengkala sering digunakan untuk meramal masa depan dan kehidupan.
3.Pak Guru menjelaskan konsep candrasengkala pada murid-muridnya di sekolah.
4.Pada masa penjajahan, pemerintah kolonial menggunakan candrasengkala untuk mengatur sistem kalender resmi.
5.Di desa-desa pedesaan, masyarakat Jawa masih memahami dan menggunakan candrasengkala dalam kehidupan sehari-hari.

📚 Artikel terkait kata "candrasengkala"

Mengenal Kata 'candrasengkala' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Candrasengkala" - Inspirasi dan Motivasi

Definisi dan Sejarah Candrasengkala

Candrasengkala adalah sebuah kata yang memiliki makna khusus dalam budaya Jawa. Secara resmi, candrasengkala adalah rumusan tahun yang menggunakan kata-kata, dimana setiap kata melambangkan angka, dibaca dari depan dan ditafsirkan dari belakang. Sistem perhitungan bulan ini telah ada sejak lama dan merupakan bagian penting dari kebudayaan Jawa. Dalam sejarah, candrasengkala digunakan sebagai cara untuk mengingat tahun-tahun penting, seperti peristiwa kelahiran atau pernikahan.

Contoh Penggunaan Candrasengkala

Contoh penggunaan candrasengkala dapat dilihat dalam kalimat-kalimat berikut. Misalnya, tahun 1980 dapat ditulis sebagai "Kala Patra Ngisor Pertiwi", dimana setiap kata melambangkan angka: "Kala" melambangkan 1, "Patra" melambangkan 9, "Ngisor" melambangkan 8, "Pertiwi" melambangkan 0. Dengan membaca dari depan, kita dapat mendengar "Kala Patra Ngisor Pertiwi", tetapi dengan ditafsirkan dari belakang, artinya menjadi "1980". Contoh lainnya adalah tahun 1995 yang dapat ditulis sebagai "Kala Ngisor Pertiwi Ngisor", dimana setiap kata melambangkan angka: "Kala" melambangkan 1, "Ngisor" melambangkan 9, "Pertiwi" melambangkan 9, "Ngisor" melambangkan 5.

Relevansi Candrasengkala dalam Kehidupan Sehari-Hari

Candrasengkala masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam budaya Jawa. Dalam perayaan-perayaan adat, candrasengkala sering digunakan sebagai cara untuk mengingat tahun-tahun penting. Selain itu, candrasengkala juga digunakan sebagai inspirasi dan motivasi, karena setiap kata melambangkan angka yang memiliki makna khusus. Dengan demikian, candrasengkala dapat menjadi simbol keberanian dan kekuatan dalam menghadapi tantangan hidup.