Arti Kata "catur-" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "catur-" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

catur-

3catur- num empat (dipakai dl gabungan dng bentuk lain): caturwulan; caturwarga

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "catur-"

📝 Contoh Penggunaan kata "catur-" dalam Kalimat

1.Di desa itu, caturwarga berperan penting dalam mengatur keamanan dan kebersihan lingkungan.
2.Pemerintah memutuskan untuk mengadakan caturwulan untuk membersihkan lingkungan sekitar kantor pusat.
3.Ibu membantu anaknya dalam membuat caturwarga di sekolah, untuk membangun solidaritas antar teman.
4.Sebagai seorang guru, dia mengajarkan caturwarga kepada siswa untuk memperkuat sifat kebersamaan mereka.
5.Pada hari caturwulan, semua warga desa berkumpul untuk membersihkan lingkungan dan memperkuat ikatan sosial.

📚 Artikel terkait kata "catur-"

Mengenal Kata 'catur-' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "catur-" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "catur-" memiliki makna umum yang dapat menjelaskan perincian atau bagian yang terdiri dari empat. Kata ini memiliki konteks historis dan sosial yang menarik, karena sering digunakan dalam bahasa Indonesia untuk menjelaskan konsep-konsep yang sifatnya berkelompok atau berjumlah empat. Dalam sejarah, kata catur- digunakan untuk menjelaskan konsep-konsep seperti caturwulan, yaitu satu bulan dalam kalender Jawa yang terdiri dari empat minggu, atau caturwarga, yaitu empat golongan masyarakat yang memiliki peran penting dalam masyarakat. Contoh penggunaan kata catur- dapat dilihat dalam kalimat berikut: "Mereka melakukan caturwulan untuk memperbarui kepercayaan mereka." atau "Masyarakat di daerah tersebut memiliki caturwarga yang berbeda dan memiliki peran yang beragam." Kata catur- juga dapat digunakan dalam kalimat lain seperti: "Kita harus memiliki caturpradana agar tercipta harmoni dalam masyarakat." Dalam kehidupan sehari-hari, kata catur- memiliki relevansi yang signifikan dalam menggambarkan konsep-konsep yang berkelompok atau berjumlah empat. Dalam budaya Indonesia modern, kata catur- masih digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam istilah caturkunci yang digunakan dalam keamanan atau dalam istilah caturwulan yang digunakan dalam kalender Jawa. Seiring perkembangan zaman, kata catur- tetap relevan dalam menggambarkan konsep-konsep yang sifatnya berkelompok atau berjumlah empat.