Arti Kata "caturjalma" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "caturjalma" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

caturjalma

ca·tur·jal·ma Bl n lapis masyarakat dl bentuk empat kasta; caturwarna

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "caturjalma"

📝 Contoh Penggunaan kata "caturjalma" dalam Kalimat

1.Sistem caturjalma yang dipakai di India kuno masih relevan hingga saat ini.
2.Di India, caturjalma masih mempengaruhi pola pikir orang-orang hingga hari ini.
3.Pada masa kuno, caturjalma digunakan sebagai struktur sosial untuk membagi masyarakat.
4.Di beberapa daerah di India, masih terdengar istilah caturjalma dalam percakapan sehari-hari.
5.Penggunaan caturjalma di Indonesia lebih banyak ditemukan dalam konteks budaya dan sejarah.

📚 Artikel terkait kata "caturjalma"

Mengenal Kata 'caturjalma' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Caturjalma" - Inspirasi dari Masyarakat Empat Kasta

Makna Umum dan Konteks Historis

Kata "caturjalma" memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks sejarah dan sosial, caturjalma merujuk pada sistem masyarakat yang terbagi menjadi empat kasta. Konsep ini sering dihubungkan dengan kebudayaan Jawa dan sistem sosial yang kompleks. Pada masa lalu, masyarakat Jawa dibagi menjadi empat kasta, yaitu caturjalma, yang terdiri dari Brahmana, Satria, Wesia, dan Sudra. Setiap kasta memiliki peran dan tanggung jawab yang berbeda-beda dalam masyarakat.

Contoh Penggunaan Kata "Caturjalma" dalam Kalimat

Caturjalma adalah sistem sosial yang pernah digunakan di Jawa pada masa lalu. Dalam sistem ini, setiap kasta memiliki peran yang jelas dan pasti. Misalnya, "Sistem caturjalma di Jawa pada masa lalu sangat kompleks dan memerlukan pengetahuan yang mendalam tentang masing-masing kasta." Atau, "Pada masa lalu, masyarakat Jawa diorganisir dalam sistem caturjalma yang terdiri dari empat kasta utama."

Relevansi Kata "Caturjalma" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Meskipun sistem caturjalma sudah tidak dipakai lagi dalam kehidupan sehari-hari, konsepnya masih relevan dalam beberapa aspek. Misalnya, dalam organisasi perusahaan, kita masih dapat menemukan sistem kasta yang berbeda-beda, seperti pekerja biasa, manajer, dan direktur. Atau, dalam masyarakat, kita masih dapat melihat perbedaan kasta dalam hal pendidikan, pekerjaan, dan status sosial. Oleh karena itu, pengetahuan tentang caturjalma masih sangat penting dalam memahami kompleksitas masyarakat modern.