Arti Kata "cecok" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "cecok" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

cecok

ce·cok /cécok/ ? cekcok

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "cecok"

📝 Contoh Penggunaan kata "cecok" dalam Kalimat

1.Pertemuan antara kedua tim sepak bola itu cekcok sekali, dengan berbagai sengketa yang tidak kunjung selesai.
2.Dalam suatu perdebatan politik, calon presiden menuding lawannya melakukan cekcok dengan keuangan negara.
3.Ketika melaksanakan tugas di lapangan, petugas polisi harus menjaga agar tidak terjadi cekcok antara warga.
4.Dalam proses peradilan, hakim harus menghindari cekcok dan tetap netral dalam menjalankan tugasnya.
5.Saat bertemu dengan teman lama setelah lama tidak bertemu, kita sering sekali melakukan cekcok untuk mengetahui perkembangan hidupnya.

📚 Artikel terkait kata "cecok"

Mengenal Kata 'cecok' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "cecok" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "cecok" dalam bahasa Indonesia memiliki makna umum yang cukup luas, yaitu sejenis perangai atau kebiasaan buruk seseorang yang tidak menyenangkan atau tidak pantas. Kata ini sering digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang kurang sopan atau tidak bertanggung jawab. Dalam konteks sejarah, kata "cecok" mungkin digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang tidak taat pada adat istiadat atau tradisi masyarakat. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "cecok" sering digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang tidak sopan atau tidak bertanggung jawab. Misalnya, "Dia selalu cecok dalam berbicara sehingga sering membuat orang lain merasa tidak nyaman." Atau, "Dia cecok dalam mengemudi, sering melanggar rambu-rambu lalu lintas." Contoh lainnya adalah, "Dia cecok dalam bermain game online, sering berbohong kepada teman-temannya." Kata "cecok" memiliki relevansi yang cukup penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Dalam masyarakat yang semakin modern dan global, perilaku yang tidak sopan atau tidak bertanggung jawab dapat menjadi ancaman bagi keselarasan dan keharmonisan masyarakat. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks kata "cecok" agar dapat menggunakannya dengan tepat dan tidak salah paham. Dengan demikian, kita dapat menjadi orang-orang yang lebih sopan, bertanggung jawab, dan peduli terhadap lingkungan sekitar.