Arti Kata "cedong" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "cedong" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

cedong

ce·dong /cédong/ ? cedok

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "cedong"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "cedong" dalam Kalimat

1.Di sekolah, guru memberikan instruksi kepada siswa untuk mengamati cedong yang digunakan sebagai alat peraga ilmu pengetahuan.
2.Pada festival budaya, penari tradisional menampilkan tarian yang menggunakan cedong sebagai alat musik.
3.Pada akhir pekan, saya biasanya mencari cedong untuk membawa sebagai souvenir saat bepergian ke daerah pedesaan.
4.Saya perlu membeli cedong baru karena yang lama sudah rusak dan tidak dapat digunakan lagi.
5.Ketika saya mengunjungi museum, saya melihat koleksi cedong yang unik dan beragam dari berbagai daerah di Indonesia.

πŸ“š Artikel terkait kata "cedong"

Mengenal Kata 'cedong' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Cedong dalam Bahasa Indonesia

Kata cedong memiliki makna umum sebagai 'ce·dong /cΓ©dong/ ? cedok' yang digunakan dalam konteks historis dan sosial. Dalam zaman kolonial, kata ini digunakan sebagai nama seseorang yang berperan sebagai pengemudi atau penjaga kereta kuda. Mereka bertugas membawa penumpang dan barang dari satu tempat ke tempat lain. Dalam kehidupan sehari-hari, kata cedong masih digunakan dalam beberapa kalimat. Misalnya, "Dia bertugas sebagai cedong kereta kuda di masa lalu." Atau, "Kerjaan cedong sangat berat karena harus mengemudi kereta kuda dalam cuaca ekstrem." Kata ini juga digunakan dalam konteks budaya, seperti "Di festival budaya lokal, ada penampilan cedong yang menari dengan gaya khas." Kata cedong juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam beberapa kasus, kata ini digunakan sebagai simbol kekuatan dan keberanian. Misalnya, "Dia terkenal sebagai cedong yang berani mengemudi kereta kuda melalui medan yang berbahaya." Atau, "Dia menjadi ikon cedong yang berkontribusi pada kepentingan masyarakat." Dengan demikian, kata cedong menjadi bagian dari warisan budaya Indonesia yang perlu terus dipelajari dan dilestarikan.