Arti Kata "celangak-celinguk" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "celangak-celinguk" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

celangak-celinguk

ce·la·ngak-ce·li·nguk Jk v menengok-nengok ke kiri dan ke kanan (krn merasa asing dsb); celingak-celinguk

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "celangak-celinguk"

📝 Contoh Penggunaan kata "celangak-celinguk" dalam Kalimat

1.Dia mulai celangak-celinguk di jalan raya karena baru saja pindah ke kota ini.
2.Ibu mencoba menjelaskan definisi bahasa Indonesia, sehingga anaknya tidak lagi celangak-celinguk saat berbicara.
3.Pada malam itu, aku celangak-celinguk di ruang tamu, tak tahu apa yang harus kulakukan.
4.Siswa baru tersebut sering celangak-celinguk di aula sekolah karena tidak terbiasa dengan suasana baru.
5.Dia jadi celangak-celinguk di pasar karena tidak tahu apa yang harus dibeli untuk makan malam hari ini.

📚 Artikel terkait kata "celangak-celinguk"

Mengenal Kata 'celangak-celinguk' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "celangak-celinguk" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "celangak-celinguk" mungkin tidak familiar bagi banyak orang, tetapi sebenarnya kata ini memiliki makna yang cukup menarik. Dalam bahasa Indonesia, kata ini digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang menengok-nengok ke kiri dan ke kanan karena merasa asing atau tidak nyaman di tempat tertentu. Kata ini memiliki konteks historis dan sosial yang unik, karena pada masa lalu, kata ini sering digunakan oleh masyarakat untuk menggambarkan perasaan tidak nyaman atau tidak familiar dengan lingkungan sekitar.

Penggunaan Kata "celangak-celinguk" dalam Kalimat

Kata "celangak-celinguk" dapat digunakan dalam berbagai kalimat untuk menjelaskan perasaan seseorang. Misalnya, "Saya merasa celangak-celinguk di kota yang baru ini, karena semua orang berbicara bahasa yang tidak saya pahami." Atau, "Saya sedang celangak-celinguk di kantor baru ini, karena semua orang tampak sibuk dan tidak ramah." Contoh lain adalah, "Dia terlihat celangak-celinguk di pesta ulang tahunnya sendiri, karena semua orang yang hadir tidak dikenalnya."

Relevansi Kata "celangak-celinguk" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "celangak-celinguk" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam situasi-situasi yang membuat seseorang merasa tidak nyaman atau tidak familiar. Misalnya, ketika kita berada di tempat baru dan tidak tahu cara berinteraksi dengan orang-orang di sekitar, kita mungkin akan merasa celangak-celinguk. Atau, ketika kita sedang berada di lingkungan yang tidak biasa, seperti kantor baru atau kampus yang baru, kita mungkin akan merasa celangak-celinguk karena tidak familiar dengan suasana sekitar.