Arti Kata "panjing" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "panjing" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

panjing

pan·jing ark n hamba di rumah pesirah (untuk wanita yg hamil di luar nikah dan tidak mau memberitahukan siapa yg menghamilinya);
me·man·jing·kan v mempekerjakan di rumah pesirah (bagi orang yg tidak memenuhi kewajiban): pesirah ~ orang itu selama satu bulan krn melalaikan kewajibannya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "panjing"

📝 Contoh Penggunaan kata "panjing" dalam Kalimat

1.Masyarakat di pedalaman menerapkan adat istiadat untuk mengenal status sosial seseorang melalui penggunaan kata 'panjing'.
2.Pada masa lalu, di beberapa daerah pedalaman, istilah 'panjing' digunakan sebagai istilah yang tidak sopan untuk menyebut seseorang yang tidak memenuhi kewajiban.
3.Di masyarakat adat, istilah 'panjing' digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak memiliki tanggung jawab dan hanya mengandalkan orang lain.
4.Penggunaan kata 'panjing' pada masa lalu sering dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari di desa-desa pedalaman, di mana setiap orang memiliki peran dan tanggung jawabnya sendiri.
5.Di beberapa daerah, istilah 'panjing' digunakan sebagai hukuman bagi seseorang yang tidak memenuhi kewajiban, di mana mereka diharuskan bekerja sama dengan pesirah selama satu bulan.

📚 Artikel terkait kata "panjing"

Mengenal Kata 'panjing' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Panjing" dalam Budaya Indonesia

Kata Panjing: Makna dan Konteks Historis

Kata "panjing" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, kata ini mengacu pada hamba di rumah pesirah yang melayani wanita hamil di luar nikah dan tidak mau memberitahukan siapa yang menghamilinya. Selain itu, kata "panjing" juga dapat digunakan untuk mempekerjakan di rumah pesirah bagi orang yang tidak memenuhi kewajiban. Dalam konteks sejarah, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan keadaan sosial di masa lalu, di mana perempuan hamil di luar nikah sering kali dianggap sebagai "panjing" yang harus diselamatkan oleh keluarga atau masyarakat.

Contoh Penggunaan Kata "Panjing" dalam Kalimat

Kata "panjing" sering digunakan dalam kalimat yang menggambarkan keadaan sosial dan budaya. Contoh kalimat yang menggunakan kata "panjing" adalah: "Ibu kita adalah seorang panjing yang tidak mau memberitahukan siapa yang menghamilinya." atau "Ayah saya pernah bekerja sebagai panjing di rumah pesirah karena tidak memenuhi kewajiban." Dengan kata lain, kata "panjing" dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan sosial yang kompleks dan beragam di Indonesia.

Kata Panjing dalam Kehidupan Sehari-Hari

Meskipun kata "panjing" memiliki makna yang unik, namun dalam kehidupan sehari-hari, kata ini dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan sosial dan ekonomi yang kompleks. Dalam budaya Indonesia modern, kata "panjing" sering kali digunakan untuk menggambarkan keadaan seseorang yang tidak memenuhi kewajiban atau tidak mau bekerja sama dengan orang lain. Dengan demikian, kata "panjing" dapat digunakan sebagai simbol keadaan sosial dan ekonomi yang kompleks di Indonesia.