Arti Kata "celih" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "celih" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

celih

ce·lih ark a malas-malas; segan-segan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "celih"

📝 Contoh Penggunaan kata "celih" dalam Kalimat

1.Ia terlihat sangat celih untuk menghadapi tantangan tersebut, meskipun telah beberapa kali gagal.
2.Dalam konteks sosial, keluarga yang hidup dalam kemiskinan seringkali terlihat celih dalam menghadapi kesulitan keuangan.
3.Di sekolah, seorang siswi yang selalu celih dalam menerima kritik dan tanggapan guru telah menjadi contoh bagi teman-temannya.
4.Pada hari pertama ke pekerjaan baru, ia terlihat sedikit celih dalam menghadapi tuntutan dan tanggung jawab barunya.
5.Dalam kisah itu, sang tokoh yang celih dihadapkan pada pilihan antara kebaikan dan kekejaman.

📚 Artikel terkait kata "celih"

Mengenal Kata 'celih' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "celih" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "celih" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang cukup kompleks. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang malas-malas atau segan-segan mengambil tindakan. Makna ini terlihat dari konteks historis dan sosial di mana kata "celih" digunakan sebagai kritik terhadap seseorang yang tidak memiliki kemauan atau ketabahan. Kata "celih" juga memiliki kaitan dengan konsep keberanian dan ketabahan. Seseorang yang celih dianggap tidak memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan atau menghadapi tantangan. Hal ini dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk mencapai tujuan atau menciptakan perubahan positif dalam hidupnya. Celih tidak hanya berlaku pada individu, tetapi juga dapat berlaku pada masyarakat atau komunitas. Ketika sebuah masyarakat dianggap celih, itu berarti masyarakat tersebut tidak memiliki kemauan untuk mengambil tindakan atau menciptakan perubahan positif. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "celih" dalam kalimat yang alami: - Saya tidak ingin menjadi orang yang celih, saya ingin memiliki kemauan untuk mencapai tujuan saya. - Masyarakat kita terlihat celih karena tidak memiliki kemampuan untuk menghadapi tantangan dan menciptakan perubahan positif. - Saya tidak suka melihat seseorang yang celih karena itu berarti mereka tidak memiliki kemampuan untuk mencapai tujuan mereka. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "celih" dapat digunakan sebagai kritik atau evaluasi terhadap seseorang atau komunitas. Namun, kata ini juga dapat digunakan sebagai motivasi untuk mengubah perilaku atau kebiasaan yang tidak menguntungkan. Dengan memahami makna dan konteks kata "celih", kita dapat menggunakan kata ini dengan lebih bijak dan efektif dalam berbagai situasi.