Arti Kata "cerca maki" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "cerca maki" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

cerca maki

caci maki

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "cerca maki"

📝 Contoh Penggunaan kata "cerca maki" dalam Kalimat

1.Di sekolah, guru tidak boleh mengucapkan kata caci maki kepada muridnya.
2.Pada acara hukum, hakim mengancam saksi dengan hukuman caci maki jika tidak bersedia mengucapkan kebenaran.
3.Di media sosial, penggunaan kata caci maki dapat dianggap sebagai tindakan yang tidak pantas dan dapat mengundang sanksi.
4.Pada pertengahan abad ke-19, penulis sastra Indonesia menggunakan kata caci maki sebagai alih bahasa untuk menggambarkan konflik sosial.
5.Dalam konteks budaya Jawa, caci maki sering digunakan sebagai cara mengkritik atau mengejek orang lain tanpa melanggar aturan adat.

📚 Artikel terkait kata "cerca maki"

Mengenal Kata 'cerca maki' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Cerca Maki" - Inspirasi dan Motivasi

Kata **cerca maki**, juga dikenal sebagai **caci maki**, memiliki makna yang sangat spesifik dan khas dalam bahasa Indonesia. Kata ini biasanya digunakan untuk menggambarkan perilaku memukul atau menghantam seseorang dengan tangan kosong, biasanya sebagai bentuk perlawanan atau protes. Dalam konteks sejarah dan sosial, **cerca maki** sering kali digunakan dalam situasi kerusuhan atau konflik antara kelompok-kelompok masyarakat. Dalam prakteknya, **cerca maki** sering kali digunakan sebagai bentuk protes atau perlawanan terhadap keadaan yang tidak diinginkan. Misalnya, "Pada saat itu, para mahasiswa melakukan **cerca maki** terhadap keputusan pemerintah yang tidak adil." Atau, "Ibukota mengalami **cerca maki** saat para demonstran mengejar polisi yang dipercaya menabrak salah satu penyintas." Dalam kehidupan sehari-hari, **cerca maki** juga memiliki makna yang lebih luas. Banyak orang yang melihat **cerca maki** sebagai bentuk ekspresi kekuatan dan keberanian. Namun, perlu diingat bahwa **cerca maki** juga dapat memiliki konotasi negatif, seperti kekerasan dan kebebasan berbicara. Dalam budaya Indonesia modern, **cerca maki** sering kali digunakan dalam konteks politik dan sosial, sebagai bentuk perlawanan terhadap keadaan yang tidak adil.