Arti Kata "jungkar" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jungkar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jungkar

jung·kar, men·jung·kar v tampak ke luar mencuat (tt barang yg terselip spt keris)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jungkar"

📝 Contoh Penggunaan kata "jungkar" dalam Kalimat

1.Saya menemukan keris di sebelah pinggangnya yang menjungkar ke luar.
2.Siswa tersebut harus menjungkar keris ke dalam tas sebelum masuk ke sekolah.
3.Saya melihat keris yang menjungkar dari balik jaketnya.
4.Pemain harus menjungkar senjata ke bawah agar tidak tertembus lawan.
5.Saya harus menjungkar keris ke dalam tas sebelum melakukan perjalanan udara.

📚 Artikel terkait kata "jungkar"

Mengenal Kata 'jungkar' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "jungkar" - Hiasan Bahasa yang Menarik

Kata "jungkar" seringkali terdengar asing, tetapi sebenarnya sudah ada sejak zaman dulu. Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata "jungkar" memiliki arti resmi sebagai "menjungkar", yaitu tampak ke luar mencuat, biasanya terhadap barang yang terselip, seperti keris. Kata ini sering digunakan dalam konteks budaya dan tradisi lama. jungkar memang merupakan kata yang unik dan menarik. Kata ini sering digunakan untuk menggambarkan situasi di mana sesuatu yang terselip atau tersembunyi tiba-tiba muncul ke permukaan. Contohnya, "Tiba-tiba keris jungkar dari balik kain itu." Atau, "Dia tidak sengaja jungkar tangannya ke dalam cacingan itu." Kata ini bisa digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak terduga atau tiba-tiba. Dalam kehidupan sehari-hari, kata jungkar masih relevan digunakan. Misalnya, jika kamu sedang mencari sesuatu di rumah dan tiba-tiba menemukan sesuatu yang terselip, kamu bisa mengatakan, "Ah, ternyata ada keris jungkar di sini." Atau, "Saya tidak sengaja jungkar tas saya ke lantai ini." Kata ini bisa menjadi hiasan bahasa yang menarik dan menambahkan kesan yang unik dalam kalimat. Kata jungkar juga bisa digunakan dalam konteks budaya dan tradisi lama. Misalnya, jika kamu sedang membaca atau mendengarkan cerita rakyat, kata jungkar bisa digunakan untuk menggambarkan situasi yang tidak terduga atau tiba-tiba. Dengan demikian, kata jungkar tidak hanya memiliki makna yang unik, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang mendalam.