Arti Kata "ceti" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ceti" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ceti

1ce·ti /céti/ n 1 orang yg berasal dr India Selatan, biasanya menjadi pedagang (kebanyakan juga menjadi pelepas uang); 2 orang yg meminjamkan uang dng bunga (yg tinggi); pelepas uang

2ce·ti /céti/ n perantara di dl perhubungan antara laki- laki dan perempuan; muncikari; mak comblang: Ni Rawit -- penjual orang;
men·ce·ti v menjadi ceti (menghubungkan perempuan dng laki-laki)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ceti"

📝 Contoh Penggunaan kata "ceti" dalam Kalimat

1.Pada abad ke-19, ceti menjadi penjual di pasar tradisional kota.
2.Ia mencari ceti untuk meminjamkan uangnya dengan bunga yang tinggi.
3.Dalam cerita rakyat, seorang ceti yang pintar menjadi jembatan perdamaian antara dua suku.
4.Saya pernah bertemu dengan seorang ceti yang menjual kerajinan tangan di pasar malam.
5.Dosen mengingatkan bahwa sejarah peradaban India Selatan banyak dipengaruhi oleh ceti sebagai pedagang dan pelaut.

📚 Artikel terkait kata "ceti"

Mengenal Kata 'ceti' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Ceti" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "ceti" sering kali dihubungkan dengan makna negatif, tetapi apakah Anda tahu bahwa kata ini memiliki makna yang lebih dalam? Dalam bahasa Indonesia, kata "ceti" memiliki arti resmi sebagai "1 orang yg berasal dr India Selatan, biasanya menjadi pedagang (kebanyakan juga menjadi pelepas uang); 2 orang yg meminjamkan uang dng bunga (yg tinggi); pelepas uang". Kata ini memiliki konteks historis yang menarik, terutama dalam era kolonial Belanda di tanah air. Dalam era lalu, ceti sering kali dianggap sebagai pedagang yang tidak jujur. Mereka dianggap sebagai orang yang mengutamakan keuntungan daripada kejujuran. Namun, perlu diingat bahwa kata ini juga memiliki makna yang lebih luas, yaitu sebagai orang yang meminjamkan uang dengan bunga yang tinggi. Dalam beberapa kasus, ceti juga dapat diartikan sebagai pelepas uang, yaitu orang yang tidak memiliki sumber daya ekonomi yang memadai. Contoh penggunaan kata "ceti" dalam kalimat yang alami adalah: "Ia bekerja sama dengan ceti untuk meminjam uang dengan bunga yang tinggi". Atau, "Dia menganggap ceti sebagai orang yang tidak jujur karena selalu mengutamakan keuntungan daripada kejujuran". Dalam kehidupan sehari-hari, kata "ceti" masih sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak jujur dalam melakukan transaksi keuangan. Dalam budaya Indonesia modern, kata "ceti" masih memiliki relevansi. Banyak orang yang masih memiliki stereotip bahwa ceti adalah orang yang tidak jujur dan tidak dapat dipercaya. Namun, perlu diingat bahwa kata ini memiliki makna yang lebih dalam dan lebih kompleks. Oleh karena itu, kita harus lebih bijak dalam menggunakan kata ini dan tidak hanya menggambarkannya sebagai orang yang tidak jujur.