Arti Kata "cincin saraf" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "cincin saraf" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

cincin saraf

Istilah zoologi tali saraf yang melingkari suatu struktur

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "cincin saraf"

📝 Contoh Penggunaan kata "cincin saraf" dalam Kalimat

1.Dalam zoologi, cincin saraf yang melingkari otak hewan adalah struktur yang sangat penting.
2.Anatomi manusia menunjukkan bahwa cincin saraf di otak memiliki peran penting dalam koordinasi otot.
3.Ilmuwan telah menemukan bahwa cincin saraf di otak hewan dapat berubah-ubah tergantung pada umur dan jenis hewan.
4.Penggunaan cincin saraf dalam penelitian biomedis dapat memberikan wawasan baru tentang kesehatan manusia.
5.Dalam dunia zoologi, cincin saraf di otak hewan dapat digunakan sebagai indikator kesehatan dan kebugaran.

📚 Artikel terkait kata "cincin saraf"

Mengenal Kata 'cincin saraf' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Cincin Saraf" - Istilah Zoologi yang Menginspirasi

Kata "cincin saraf" mungkin tidak familiar bagi sebagian besar orang, namun istilah ini memiliki makna yang sangat spesifik dan penting dalam bidang zoologi. Secara umum, cincin saraf merujuk pada struktur saraf yang melingkari suatu organ atau struktur tubuh, seperti otot atau tulang. Istilah ini pertama kali digunakan dalam ilmu biologi pada abad ke-19 dan telah menjadi bagian penting dalam pengertian struktur tubuh hewan. Cincin saraf sering digunakan untuk menggambarkan struktur saraf yang kompleks dan berfungsi sebagai penghubung antara sistem saraf pusat dan sistem saraf otot. Dalam beberapa contoh, cincin saraf dapat dilihat pada otot-otot yang berfungsi sebagai penggerak tubuh, seperti otot bahu atau otot kaki. Misalnya, "Otot bahu memiliki cincin saraf yang melingkari dan mengontrol kontraksi otot." Juga bisa digunakan contoh seperti: "Cincin saraf di sekitar tulang belikat membantu mengontrol gerakan lengan." Dalam kehidupan sehari-hari, cincin saraf memiliki aplikasi yang luas dan beragam, terutama dalam bidang kedokteran dan bioteknologi. Misalnya, dalam proses pengobatan, cincin saraf dapat digunakan sebagai target untuk pengobatan penyakit otot atau saraf. Dalam bidang bioteknologi, cincin saraf dapat digunakan untuk mengembangkan teknologi pengendalian saraf untuk alat bantu berjalan. Selain itu, cincin saraf juga memiliki relevansi dalam kebudayaan Indonesia modern, seperti dalam konteks filosofi dan agama. Dalam beberapa konteks, cincin saraf dapat diibaratkan sebagai "jaringan spiritual" yang menghubungkan individu dengan alam dan tuhan.