Arti Kata "daging eceran" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "daging eceran" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

daging eceran

daging potongan kecil untuk dijual eceran

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "daging eceran"

📝 Contoh Penggunaan kata "daging eceran" dalam Kalimat

1.Dalam pasar tradisional, penjual menjual daging eceran dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat.
2.Di sebuah restoran, menu makanan yang populer adalah sate daging eceran yang lezat dan murah.
3.Sebagai seorang ibu rumah tangga, saya suka membeli daging eceran untuk membuat masakan harian yang sehat.
4.Dalam kelas kuliner, instruktur memperkenalkan cara memasak daging eceran untuk membuat hidangan yang enak.
5.Di sebuah warung makan, konsumen menyukai hidangan nasi goreng dengan daging eceran yang kaya akan rasa.

📚 Artikel terkait kata "daging eceran"

Mengenal Kata 'daging eceran' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Daging Eceran" - Inspirasi dan Motivasi

Daging eceran adalah salah satu kata yang paling umum digunakan dalam konteks penjualan daging di pasar tradisional maupun di supermarket. Secara resmi, daging eceran adalah daging potongan kecil yang dijual eceran, biasanya dalam jumlah yang lebih kecil dibandingkan dengan daging yang dijual oleh pedagang besar. Daging eceran seringkali dijual oleh pedagang kecil di pasar tradisional atau di supermarket, dan biasanya ditawarkan dalam berbagai jenis, seperti daging sapi, daging ayam, atau daging babi. Dalam kalimat yang alami, kata daging eceran digunakan untuk menggambarkan jenis penjualan daging. Misalnya, "Saya membeli daging eceran sapi di pasar malam untuk dibuat sate." Dalam kalimat ini, kata daging eceran dijadikan sebagai kata benda yang menggambarkan jenis daging yang dijual. Contoh lainnya, "Pedagang daging eceran di supermarket menawarkan potongan daging yang lebih murah bagi konsumen." Dalam kalimat ini, kata daging eceran dijadikan sebagai kata sifat yang menggambarkan jenis penjualan daging. Daging eceran memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah pedesaan. Daging eceran seringkali menjadi alternatif bagi masyarakat yang tidak memiliki akses ke daging yang lebih besar dan lebih mahal. Selain itu, daging eceran juga menjadi bagian dari tradisi dan budaya di Indonesia, terutama dalam acara-acara tradisional seperti lebaran atau acara-acara adat lainnya. Dengan demikian, daging eceran bukan hanya sekedar jenis daging yang dijual, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan budaya masyarakat Indonesia.