Arti Kata "dah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dah

1dah ark n dinas, jasa, kemanfaatan

2dah n cak 1 baiklah: biar -- , biarkan saja, tak apa; 2 kp sudah

3dah n cak ucapan salam waktu berpisah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dah"

📝 Contoh Penggunaan kata "dah" dalam Kalimat

1.Dalam proses administrasi, saya harus melapor dah ke atas tentang kejadian tersebut.
2.Sebagai teman, biarkan dah aja, saya akan mengurus hal-hal ini sendiri.
3.Pada saat berpisah, dia mengucapkan salam dah dan berharap bertemu lagi.
4.Dalam suasana santai, teman saya bilang, "biarkan dah, kita akan makan malam nanti."
5.Sebagai pengajar, saya meminta siswa dah untuk mengembangkan kreativitas dalam menulis esai.

📚 Artikel terkait kata "dah"

Mengenal Kata 'dah' - Inspirasi dan Motivasi

Bahasa Kita: Makna dan Penggunaan Kata "Dah" yang Beragam

Kata "dah" memiliki makna yang beragam dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini digunakan untuk menyatakan keadaan sudah atau telah terjadi. Namun, dalam konteks sosial dan budaya, "dah" sering digunakan untuk mengungkapkan rasa santai atau tidak peduli. Dalam sejarah bahasa Indonesia, kata "dah" berasal dari bahasa Belanda atau bahasa Inggris, yang kemudian diserap ke dalam bahasa Indonesia. Kata ini telah menjadi bagian dari kosakata bahasa Indonesia dan digunakan dalam berbagai konteks, dari percakapan sehari-hari hingga dalam kalimat baku. **Contoh Penggunaan Kata "Dah" dalam Kalimat** Kata "dah" sering digunakan dalam kalimat untuk mengungkapkan rasa santai atau tidak peduli. Misalnya, "Biar dah, aku akan makan siang nanti" atau "Tak apa, biarkan dah, aku tidak perlu pergi ke sana." Kata ini juga dapat digunakan untuk menyatakan keadaan sudah atau telah terjadi, seperti "Saya sudah makan siang, dah." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "dah" sering digunakan dalam percakapan dengan teman atau keluarga. Misalnya, ketika sedang berbicara dengan teman, kita dapat mengatakan "Dah, aku tidak perlu pergi ke sana, aku sudah cukup." Kata ini juga dapat digunakan dalam kalimat baku, seperti "Saya telah menyelesaikan tugas, dah." **Relevansi Kata "Dah" dalam Budaya Indonesia Modern** Kata "dah" memiliki relevansi dalam budaya Indonesia modern, terutama dalam konteks percakapan sehari-hari. Dalam era digital, kata ini sering digunakan dalam percakapan dalam aplikasi media sosial atau chatting. Dengan kata "dah", kita dapat mengungkapkan rasa santai atau tidak peduli dengan lebih mudah dan efektif. Dalam kesimpulan, kata "dah" memiliki makna yang beragam dalam bahasa Indonesia dan digunakan dalam berbagai konteks, dari percakapan sehari-hari hingga dalam kalimat baku. Dengan memahami makna dan penggunaan kata "dah", kita dapat menggunakan kata ini dengan lebih efektif dalam berbagai situasi.