Arti Kata "dange" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "dange" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

dange

da·nge n upacara tutup tahun pd suku Dayak setelah penuaian padi yg berlangsung selama tujuh hari sesudah Paskah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "dange"

📝 Contoh Penggunaan kata "dange" dalam Kalimat

1.Dalam upacara dange, masyarakat Dayak merayakan keberhasilan penuaian padi setelah tujuh hari panjang.
2.Para peneliti telah mengkaji tradisi dange sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia.
3.Dalam konteks sosial, dange merupakan wadah bagi masyarakat Dayak untuk berbagi kebahagiaan dan kebersamaan.
4.Di kalangan masyarakat Dayak, upacara dange dianggap sebagai simbol keberhasilan dan kesuksesan dalam penuaian padi.
5.Selama dange, masyarakat Dayak mengadakan berbagai kegiatan budaya yang unik dan menarik.

📚 Artikel terkait kata "dange"

Mengenal Kata 'dange' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Dange" - Sejarah dan Makna Ritual Suku Dayak

Kata "dange" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia, yaitu merujuk pada upacara tutup tahun yang diperingati oleh suku Dayak setelah penuaian padi berlangsung selama tujuh hari sesudah Paskah. Upacara ini memiliki makna yang mendalam, baik dari segi spiritual maupun sosial, dan merupakan bagian penting dari budaya Dayak. Dange: Sejarah dan Makna Upacara Ritual Dange adalah upacara yang memiliki sejarah panjang dan kaya dalam budaya Dayak. Upacara ini diadakan setelah penuaian padi berlangsung selama tujuh hari, yang merupakan simbol kesuburan dan kemakmuran. Dalam upacara dange, suku Dayak melakukan ritual untuk memberikan terima kasih kepada Tuhan dan roh-roh leluhur atas kesuburan tanah dan hasil panen yang melimpah. Upacara ini juga memiliki makna sosial, yaitu sebagai wadah untuk meningkatkan kebersamaan dan solidaritas antaranggota masyarakat. Contoh Penggunaan Kata "Dange" dalam Kalimat Dange merupakan upacara yang sangat penting dalam kehidupan suku Dayak. Mereka melakukan dange sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen yang melimpah. Selain itu, dange juga diadakan sebagai wadah untuk meningkatkan kebersamaan dan solidaritas antaranggota masyarakat. Dalam perayaan dange, suku Dayak biasanya melakukan ritual dengan melakukan tarian dan bernyanyi bersama-sama. Relevansi Kata "Dange" dalam Kehidupan Sehari-hari Kata "dange" memiliki relevansi yang besar dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Upacara dange dapat dijadikan inspirasi bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersamaan dan solidaritas. Selain itu, dange juga dapat dijadikan contoh bagi masyarakat untuk mengetahui tentang budaya dan adat istiadat suku Dayak yang unik dan kaya. Dalam keseluruhan, kata "dange" memiliki makna yang mendalam dan dapat dijadikan inspirasi bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersamaan dan solidaritas.