Arti Kata "berpropaganda" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "berpropaganda" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

berpropaganda

ber.pro.pa.gan.da Verba (kata kerja) mengadakan propaganda: dipilihnya beberapa orang yang pandai berpropaganda

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "berpropaganda"

📝 Contoh Penggunaan kata "berpropaganda" dalam Kalimat

1.Pemimpin politik yang mahir berpropaganda mampu memenangkan hati masyarakat.
2.Karyawan perusahaan yang baik dalam berpropaganda mampu meningkatkan penjualan produk.
3.Pengajar yang berpropaganda dengan efektif mampu membuat siswa lebih termotivasi belajar.
4.Pemuka agama yang pandai berpropaganda mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya ibadah.
5.Pengusaha yang mahir berpropaganda mampu meningkatkan kesadaran konsumen terhadap produk baru.

📚 Artikel terkait kata "berpropaganda"

Mengenal Kata 'berpropaganda' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "berpropaganda" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "berpropaganda" sering digunakan dalam konteks politik dan sosial, namun perlu diketahui bahwa maknanya jauh lebih luas. Dalam arti resmi, kata ini mengacu pada proses mengadakan propaganda, yaitu upaya untuk mengubah opini dan keyakinan orang lain melalui media, komunikasi, atau aktivitas lainnya. Berpropaganda dapat dilakukan melalui berbagai cara, mulai dari pemasaran produk hingga kampanye politik. Dalam sejarah, berpropaganda telah menjadi bagian penting dalam proses perubahan sosial dan politik. Pada masa lalu, propaganda digunakan untuk meningkatkan semangat dan motivasi orang-orang dalam menghadapi tantangan besar. Misalnya, dalam perang dunia, propaganda digunakan untuk meningkatkan semangat dan kekuatan pasukan. Dalam konteks modern, berpropaganda masih digunakan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti pemasaran produk, kampanye sosial, dan politik. Contoh penggunaan kata berpropaganda dalam kalimat alami adalah: "Partai politik ini sangat pandai berpropaganda dengan menggunakan media sosial untuk meningkatkan dukungan publik." Atau, "Iklan tersebut dianggap sangat efektif dalam berpropaganda produk baru kepada konsumen." Dalam kehidupan sehari-hari, berpropaganda dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti berbicara dengan orang lain, menulis artikel, atau membuat konten media sosial. Dalam budaya Indonesia modern, berpropaganda telah menjadi bagian penting dalam kehidupan politik dan sosial. Partai-partai politik dan organisasi sosial sering menggunakan berpropaganda untuk meningkatkan dukungan publik dan mencapai tujuan mereka. Dalam konteks ini, berpropaganda dapat dilakukan dengan cara yang efektif dan etis, serta memperhatikan hak dan kepentingan orang lain.