Arti Kata "debet" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "debet" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

debet

de·bet /débet/ ? debit

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "debet"

📝 Contoh Penggunaan kata "debet" dalam Kalimat

1.Saya telah melakukan beberapa transaksi keuangan, sehingga sisa uang di rekening saya semakin sedikit dan menunjukkan debit yang lebih besar.
2.Di pasar saham, perusahaan dengan debit yang tinggi cenderung menerima peringkat kredit yang lebih rendah.
3.Sebagai seorang akuntan, saya harus memastikan bahwa laporan keuangan kami mencatat debit dan kredit dengan benar.
4.Waktu debit berlangsung selama beberapa menit, namun perubahan yang signifikan terlihat pada kertas debit.
5.Pengiriman debit bulanan merupakan salah satu cara utama untuk membayar tagihan listrik.

📚 Artikel terkait kata "debet"

Mengenal Kata 'debet' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Debet" dalam Konteks Ekonomi dan Finansial

Kata "debet" memiliki makna umum sebagai pengurangan dari saldo atau utang, tetapi dalam konteks ekonomi dan finansial, kata ini memiliki makna yang lebih spesifik. Asal usul kata debet berasal dari bahasa Latin, "debitum", yang berarti utang atau hutang. Dalam sistem akuntansi, debet digunakan untuk mengindikasikan jumlah uang yang harus dibayarkan atau jumlah utang yang harus dilunasi. **Penggunaan Kata Debet dalam Kalimat** Kata debet sering digunakan dalam kalimat yang berkaitan dengan transaksi keuangan, seperti: * "Setelah bayar utang saya, saldo rekening koran saya menjadi positif dan tidak ada lagi **debet**." * "Pada laporan keuangan, kita harus memperhatikan **debet** dan kredit untuk memastikan saldo akun tepat." * "Perusahaan harus menghitung **debet** dan kredit dengan akurat untuk menghindari kesalahan dalam laporan keuangan." **Relevansi Kata Debet dalam Budaya Indonesia Modern** Kata debet memiliki relevansi yang signifikan dalam budaya Indonesia modern, terutama dalam konteks keuangan dan pinjaman. Banyak orang Indonesia yang memiliki **debet** yang besar karena pinjaman dari bank atau lembaga keuangan lainnya. Oleh karena itu, penting untuk mengelola **debet** dengan bijak dan memastikan bahwa kita dapat melunasi utang kita tepat waktu untuk menghindari masalah keuangan yang lebih parah.