Arti Kata "debu embus" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "debu embus" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

debu embus

debu yang tersangkut pada udara permukaan bumi sehingga dapat mencapai lapisan awan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "debu embus"

📝 Contoh Penggunaan kata "debu embus" dalam Kalimat

1.Pengamatan cuaca menunjukkan bahwa debu embus telah mencapai ketinggian yang signifikan di atmosfer.
2.Kondisi cuaca buruk disebabkan oleh debu embus yang mengandung partikulat berbahaya.
3.Ilmuwan sedang melakukan penelitian tentang sumber dan efek debu embus pada iklim global.
4.Pada musim kemarau, debu embus sering menutupi langit dan mengurangi sinar matahari yang masuk ke bumi.
5.Masyarakat yang tinggal di daerah terpencil masih belum paham tentang bahaya debu embus dan dampaknya pada kesehatan.

📚 Artikel terkait kata "debu embus"

Mengenal Kata 'debu embus' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Debu Embus" - Pengaruhnya dalam Cuaca dan Lingkungan

Kata "debu embus" seringkali tidak dipahami oleh banyak orang, meskipun istilah ini sudah ada sejak lama dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini memiliki arti sebagai debu yang tersangkut pada udara permukaan bumi sehingga dapat mencapai lapisan awan. Makna ini terkait dengan proses alam yang kompleks, di mana debu dan partikulat lainnya dapat menempel pada molekul-molekul udara dan meningkatkan kepadatan udara, sehingga mencapai lapisan awan. Contoh penggunaan kata "debu embus" dalam kalimat yang alami adalah seperti ini: "Cuaca hari ini sangat buruk karena debu embus yang berlebihan sehingga mengurangi visibilitas." Atau, "Pengendara motor harus berhati-hati karena debu embus yang mengganggu pandangan." Dalam kedua contoh kalimat tersebut, kata "debu embus" digunakan untuk menjelaskan fenomena alam yang dapat mempengaruhi kehidupan sehari-hari. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "debu embus" memiliki relevansi yang signifikan dalam budaya Indonesia modern. Misalnya, pada musim kemarau, debu embus dapat meningkatkan risiko kebakaran hutan dan perubahan iklim. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami dan mengelola debu embus dalam lingkungan sekitar. Dengan demikian, kita dapat mengurangi dampak negatifnya dan terus menjaga kelestarian alam.