Arti Kata "debu layang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "debu layang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

debu layang

debu atau pasir yang naik ke udara permukaan bumi karena terbawa oleh angin

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "debu layang"

📝 Contoh Penggunaan kata "debu layang" dalam Kalimat

1.Kota ini terkena hujan debu layang selama musim kemarau yang menyebabkan kesehatan warga menurun.
2.Angin kencang mengangkat debu layang dari lapangan terbang yang berdampak pada kualitas udara di kota.
3.Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang menggunakan masker untuk melindungi diri dari debu layang yang diangkut oleh angin.
4.Di kantor, petugas kebersihan harus sering membersihkan debu layang yang menempel di jendela dan meja.
5.Selama musim hujan, debu layang yang diangkut oleh angin dapat menyebabkan kerusakan pada tanaman dan tanah pertanian.

📚 Artikel terkait kata "debu layang"

Mengenal Kata 'debu layang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Debu Layang" - Pengertian dan Contoh

Kata "debu layang" mungkin sudah tidak asing lagi bagi kita. Debu layang adalah debu atau pasir yang naik ke udara permukaan bumi karena terbawa oleh angin. Istilah ini muncul seiring dengan kehidupan manusia yang semakin modern dan berkembang. Debu layang menjadi salah satu fenomena alam yang dapat diamati setiap hari, terutama di daerah yang memiliki curah hujan tinggi atau daerah yang berada di sekitar sungai atau pantai. Beberapa contoh penggunaan kata "debu layang" dalam kalimat yang alami adalah sebagai berikut. Ketika hujan lebat, debu layang terlihat berkejaran di udara, menutupi langit biru yang cerah dengan warna abu-abu. Di daerah pantai, debu layang sering kali menumpuk di bibir pantai, sehingga membuat keadaan menjadi berantakan. Selain itu, debu layang juga dapat dijumpai di sekitar sungai, terutama di musim hujan, ketika air sungai meluap. Debu layang memang merupakan fenomena alam yang dapat diamati setiap hari, tetapi bagaimana kita dapat menggunakannya sebagai inspirasi dalam kehidupan sehari-hari? Salah satu cara adalah dengan mengamati dan memahami perilaku angin dalam membawa debu layang. Dengan demikian, kita dapat memahami bagaimana cara alam berinteraksi satu sama lain, dan bagaimana cara kita dapat beradaptasi dengan kondisi alam yang terus berubah.