Arti Kata "mirih" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mirih" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mirih

mi·rih Mk 1 v jatuh bertetes; jatuh sedikit demi sedikit; 2 a amat basah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mirih"

📝 Contoh Penggunaan kata "mirih" dalam Kalimat

1.Setelah hujan lebat, jalan itu sangat mirih sehingga berbahaya untuk digunakan.
2.Cuaca hari ini sangat mirih, sehingga kami memutuskan untuk tidak bermain sepak bola.
3.Saya sangat menyesal karena tidak membawa payung saat menghadiri acara luar ruangan yang sangat mirih.
4.Air hujan mengalir deras dan membuat tanah sangat mirih, sehingga sulit untuk berjalan.
5.Setelah melalui hujan lebat, kuda itu sangat mirih dan perlu waktu lama untuk kering.

📚 Artikel terkait kata "mirih"

Mengenal Kata 'mirih' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "mirih" - Bahasa Indonesia yang Menarik

Kata "mirih" sering digunakan dalam bahasa sehari-hari, terutama dalam konteks menggambarkan sesuatu yang basah atau jatuh bertetes. Dalam arti resmi, mirih memiliki dua makna, yaitu "jatuh bertetes" dan "amat basah". Kata ini memiliki asal-usul yang menarik, karena sering digunakan dalam konteks yang menimbulkan kesan komedi atau kejadian yang tidak terduga. Dalam penggunaannya, kata "mirih" dapat digunakan dalam kalimat yang alami, seperti "Saya menginjak mirih di tangga, jadi saya harus berhati-hati agar tidak terpeleset." atau "Air hujan mirih di atap rumah kita, membuatnya sangat berantakan." Dalam contoh-contoh tersebut, kata "mirih" digunakan untuk menggambarkan kejadian yang menimbulkan kesan tidak terduga atau berantakan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "mirih" juga memiliki relevansi yang tinggi, terutama dalam konteks menggambarkan keadaan cuaca yang basah atau hujan. Dalam budaya Indonesia modern, kata "mirih" juga digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti menggambarkan keadaan yang tidak terduga atau berantakan. Dengan demikian, kata "mirih" menjadi salah satu kata yang sangat penting dalam bahasa Indonesia dan memiliki makna yang sangat luas.